Blog

  • Gelar Bimtek Digdaya, PCNU Kencong Matangkan Transformasi Digital Organisasi di Tingkat Lembaga dan MWCNU

    Gelar Bimtek Digdaya, PCNU Kencong Matangkan Transformasi Digital Organisasi di Tingkat Lembaga dan MWCNU

    *KENCONG* – Langkah taktis menuju era administrasi modern terus dipacu oleh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kencong. Bertempat di Ruang Rapat Utama lantai 1 Kantor PCNU Kencong, suasana hangat dan fokus terlihat jelas saat jajaran pengurus dan tim admin berkumpul untuk mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Digdaya NU Persuratan pada Selasa (10/6/2026) malam. Dimulai tepat pukul 19.30 WIB hingga selesai, agenda strategis ini dihadiri langsung oleh Ketua PCNU Kencong, KH. Zainil Ghulam, M.H.I., dan Sekretaris PCNU Kencong, Irfan Fauroni, M.Pd. Forum ini dirancang khusus sebagai ruang konsolidasi, penguatan teknis, serta penyamaan persepsi bagi tim admin Digdaya yang terdiri dari para sekretaris lembaga dan sekretaris Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) se-wilayah PCNU Kencong.

    Dalam arahannya, KH. Zainil Ghulam, M.H.I. menyampaikan bahwa program “Digdaya Kepengurusan” yang diinisiasi oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) merupakan kompas baru pergerakan organisasi. Jargon “Digdaya” bukan sekadar slogan penanda kekuatan basis massa (jamaah) dan struktur (jam’iyah), melainkan sebuah akronim dari digitalisasi dan layanan. Beliau menegaskan bahwa ke depan, seluruh gerak nadi administrasi organisasi harus berbasis digital agar NU dapat memberikan pelayanan yang lebih cepat, transparan, dan nyata kepada umat.

    Senada dengan hal tersebut, Irfan Fauroni, M.Pd. memaparkan secara detail mengenai penerapan sistem Digdaya Persuratan ini. Ia menjelaskan bahwa proses surat-menyurat resmi organisasi kini beralih sepenuhnya ke ranah digital lewat sistem nirkertas (paperless), di mana dokumen fisik digantikan oleh sistem elektronik yang memanfaatkan barcode sebagai pengesahan tanda tangan digital yang sah dan aman.

    Sistem digital ini wajib diimplementasikan secara disiplin oleh tim admin di tingkat lembaga hingga seluruh MWCNU se-PCNU Kencong guna mempermudah koordinasi administrasi berjenjang, baik secara vertikal maupun horizontal. Selain itu, proses pengarsipan, pendataan pengurus, hingga pelaporan dokumen organisasi kini menuntut kelengkapan data administratif yang diunggah langsung melalui sistem pengajuan daring.

    Sistem yang terintegrasi ini dirancang agar penilaian kinerja kepengurusan di tingkat cabang dapat berjalan secara objektif dan otomatis berdasarkan data aktual yang terverifikasi di sistem pusat. Oleh karena itu, Irfan menekankan pentingnya kesiapan, ketelitian, dan kerja keras para sekretaris lembaga serta MWCNU selaku motor penggerak digitalisasi ini.

    Di sela-sela simulasi teknis aplikasi, ditekankan pula bahwa rapinya sistem administrasi digital ini harus ditopang oleh kualitas sumber daya manusia yang mumpuni. PCNU Kencong berkomitmen bahwa transformasi digital ini berjalan selaras dengan aturan kaderisasi formal NU, di mana para pengelola organisasi dituntut memiliki kompetensi kepemimpinan dan pemahaman ideologis yang matang melalui jenjang pelatihan resmi seperti PD-PKPNU dan PMKNU. Melalui bimtek yang masif dan terstruktur ini, PCNU Kencong memastikan bahwa proses regenerasi dan manajemen organisasi dapat berjalan sehat serta adaptif terhadap perkembangan zaman.

    Acara Bimtek Digdaya NU Persuratan ini ditutup dengan sesi tanya jawab teknis dan doa bersama. Pertemuan malam itu meninggalkan semangat baru bagi tim admin dan pengurus PCNU Kencong untuk bergerak lincah menyongsong era digital, tanpa sedikit pun melepaskan jangkar tradisi, khazanah keilmuan, dan nilai-nilai khidmat yang menjadi identitas dasar Nahdlatul Ulama.

  • Resmikan Kantor GP Ansor Kencong, Gus Fawait Ajak Kader Ansor Jaga NKRI dan Budaya Menghormati Pemimpin

    Resmikan Kantor GP Ansor Kencong, Gus Fawait Ajak Kader Ansor Jaga NKRI dan Budaya Menghormati Pemimpin

    KENCONG, 31 Mei 2026 – Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kencong resmi memiliki kantor permanen yang diresmikan langsung oleh Bupati Jember, Muhammad Fawait, Minggu (31/5/2026). Peresmian gedung tersebut menjadi momen bersejarah bagi GP Ansor Kencong setelah melalui proses perjuangan dan pembangunan selama kurang lebih lima tahun.

    Acara peresmian berlangsung meriah dan dihadiri oleh berbagai unsur pemerintahan, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, serta kader Ansor dan Banser dari berbagai tingkatan. Hadir dalam kegiatan tersebut Rais PCNU Kencong, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Jember, para camat se-Cabang Kencong yang meliputi Kecamatan Jombang, Kencong, Umbulsari, Gumukmas, dan Puger, unsur Muspika, jajaran Pengurus Wilayah GP Ansor Jawa Timur, Ketua PC GP Ansor Jember, pengurus anak cabang dan ranting, serta tokoh lintas agama dan organisasi masyarakat.

    Gus Bupati Bersama Rais PCNU Kencong, Ketua Ansor dan Cak Salam

    Dalam sambutannya, Bupati Jember Gus Muhammad Fawait menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat atas berdirinya kantor baru GP Ansor Kencong yang dinilainya megah dan representatif sebagai pusat kegiatan organisasi kepemudaan Nahdlatul Ulama.

    “Saya mengucapkan selamat atas peresmian gedung Ansor yang megah ini. Mudah-mudahan eksistensi Ansor terus terjaga dan semakin kuat dalam menjalankan perannya untuk menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia serta ikut menjaga Kabupaten Jember,” ujar Gus Fawait di hadapan para tamu undangan.

    Menurutnya, keberadaan GP Ansor memiliki peran strategis dalam menjaga persatuan bangsa, memperkuat nilai-nilai kebangsaan, dan menjadi garda terdepan dalam merawat keutuhan NKRI di tengah berbagai tantangan zaman. Ia berharap kantor baru tersebut dapat menjadi pusat kaderisasi dan pengabdian yang mampu melahirkan generasi muda yang memiliki komitmen kuat terhadap agama, bangsa, dan negara.

    Lebih lanjut, Gus Fawait mengajak seluruh kader Ansor untuk terus menjaga budaya bangsa Indonesia yang dikenal menjunjung tinggi etika, sopan santun, dan penghormatan terhadap pemimpin. Menurutnya, menjaga NKRI bukan hanya dilakukan melalui kegiatan fisik atau pengamanan, tetapi juga melalui sikap dan perilaku dalam kehidupan bermasyarakat, termasuk dalam menyikapi perbedaan pendapat.

    “Menjaga NKRI juga berarti menjaga budaya bangsa kita. Salah satunya adalah budaya menghormati pemimpin. Kita boleh berbeda pendapat, boleh memberikan kritik, bahkan kritik itu merupakan bagian dari demokrasi yang sehat,” katanya.

    Ia menegaskan bahwa kritik terhadap pemerintah merupakan hal yang wajar dalam sistem demokrasi, selama dilakukan secara santun dan bertujuan untuk membangun. Namun demikian, masyarakat tidak boleh terjebak pada perilaku saling menghina, mencaci, maupun menyerang pribadi seseorang.

    “Kritik bupati silakan, kritik gubernur silakan, kritik presiden juga silakan jika itu untuk membangun. Tetapi jangan sampai kritik berubah menjadi hinaan, hujatan, atau serangan pribadi. Kita tidak boleh terjebak dalam budaya saling merendahkan,” tegasnya.

    Gus Fawait juga mengingatkan bahwa Presiden dan Wakil Presiden merupakan simbol negara yang harus dihormati oleh seluruh rakyat Indonesia. Perbedaan pilihan politik maupun pandangan tidak boleh menjadi alasan untuk merusak persatuan dan persaudaraan sesama anak bangsa.

    “Presiden dan Wakil Presiden adalah simbol Indonesia. Kita boleh berbeda pandangan, tetapi jangan sampai kehilangan rasa hormat kepada pemimpin bangsa. Demokrasi harus dijalankan dengan etika dan tanggung jawab agar tidak merusak persatuan yang telah dibangun oleh para pendiri bangsa,” imbuhnya.

    Sementara itu, Ketua PC GP Ansor Kencong, Agus Nur Yasin, menyampaikan bahwa berdirinya kantor Ansor merupakan hasil perjuangan panjang seluruh kader dan bentuk nyata semangat kebersamaan dalam berkhidmah kepada organisasi, ulama, dan masyarakat. Menurutnya, kantor tersebut akan menjadi pusat kegiatan organisasi sekaligus pusat pemberdayaan masyarakat melalui berbagai program pendidikan, sosial, dan kemasyarakatan.

    “Kantor ini adalah sejarah bagi Ansor Kencong. Selain menjadi pusat kegiatan dan perjuangan kader Ansor-Banser, ke depan kantor ini juga akan digunakan untuk mendukung program pendidikan, lembaga kursus, PKBM, serta berbagai program kemasyarakatan yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

    Peresmian kantor ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pemotongan pita yang disambut antusias oleh seluruh hadirin. Dengan berdirinya kantor permanen tersebut, GP Ansor Kencong diharapkan semakin mampu menjalankan peran strategisnya sebagai organisasi kepemudaan yang menjaga nilai-nilai keislaman, kebangsaan, serta menjadi mitra masyarakat dan pemerintah dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.

    Momentum bersejarah ini menjadi bukti bahwa semangat perjuangan dan pengabdian kader Ansor terus tumbuh dari waktu ke waktu. Dari kantor baru yang kini berdiri megah, GP Ansor Kencong berkomitmen untuk terus menjaga persatuan, merawat kebhinekaan, dan menguatkan kontribusi nyata bagi kemajuan masyarakat, Kabupaten Jember, serta Negara Kesatuan Republik Indonesia.

  • Ansor Kencong Ukir Sejarah Baru: Kantor Permanen Siap Dukung Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat

    Ansor Kencong Ukir Sejarah Baru: Kantor Permanen Siap Dukung Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat

    KENCONG, 31 Mei 2026 – Hari Minggu (31/5/2026) menjadi momentum bersejarah bagi keluarga besar Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kencong. Setelah melalui proses panjang yang penuh perjuangan selama kurang lebih lima tahun, cita-cita memiliki kantor permanen akhirnya terwujud dan diresmikan secara langsung oleh Muhammad Fawait.

    Peresmian kantor tersebut tidak hanya menjadi simbol keberhasilan pembangunan fisik organisasi, tetapi juga menandai babak baru perjalanan GP Ansor Kencong dalam memperkuat peran sosial, pendidikan, dan pengabdian kepada masyarakat. Momen ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi seluruh kader Ansor dan Banser karena untuk pertama kalinya dalam sejarah organisasi di wilayah Kencong, GP Ansor memiliki kantor permanen yang dibangun dari semangat kebersamaan, gotong royong, dan loyalitas kader.

    Acara peresmian berlangsung khidmat dan dihadiri oleh berbagai unsur pemerintahan, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, serta masyarakat lintas agama. Hadir dalam kegiatan tersebut Rais PCNU Kencong, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Jember, para camat se-Cabang Kencong yang meliputi Kecamatan Jombang, Kencong, Umbulsari, Gumukmas, dan Puger, unsur Muspika dan Polsek se-Cabang Kencong, jajaran Pengurus Wilayah GP Ansor Jawa Timur, Ketua PC GP Ansor Jember, pengurus anak cabang dan ranting GP Ansor se-Kencong, serta tokoh dari LDII, pemuka agama Hindu, pemuka agama Kristen, dan masyarakat sekitar kantor Ansor.

    Ketua PC GP Ansor Kencong, Agus Nur Yasin, menyampaikan bahwa berdirinya kantor tersebut merupakan hasil dari proses panjang yang dilandasi semangat perjuangan, kesabaran, dan keyakinan bersama. Menurutnya, kantor Ansor bukan sekadar bangunan yang menjadi pusat administrasi organisasi, tetapi merupakan simbol sejarah perjuangan kader Ansor Kencong.

    “Ini adalah sejarah bagi Ansor Kencong. Setelah sekian lama berproses dan berjuang, akhirnya Ansor Kencong memiliki kantor sendiri. Kantor ini menjadi bukti bahwa dengan kebersamaan, kesabaran, loyalitas, dan komitmen dalam berkhidmah, cita-cita besar dapat diwujudkan,” ujarnya.

    Lebih lanjut, Agus menjelaskan bahwa keberadaan kantor tersebut akan dimanfaatkan secara maksimal untuk mendukung berbagai program kemasyarakatan yang memberikan manfaat langsung bagi warga. Selain menjadi pusat kegiatan organisasi dan kaderisasi, kantor Ansor juga akan difungsikan sebagai pusat pemberdayaan masyarakat yang selaras dengan kebutuhan pembangunan daerah.

    “Kantor Ansor selain menjadi pusat kegiatan dan perjuangan sahabat-sahabat Ansor dan Banser, juga akan digunakan untuk mendukung program-program pemerintah dan masyarakat. Kami ingin kantor ini menjadi ruang yang hidup, yang memberikan manfaat nyata bagi warga,” jelasnya.

    Salah satu program yang akan dikembangkan adalah dukungan terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui penyediaan fasilitas dan penguatan peran kader dalam mendukung keberhasilan program tersebut di tingkat masyarakat. Selain itu, kantor Ansor juga akan menjadi pusat kegiatan pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia.

    GP Ansor Kencong berencana menghadirkan berbagai program pendidikan nonformal melalui pembentukan lembaga kursus dan pelatihan keterampilan yang dapat diakses oleh masyarakat, khususnya generasi muda. Tidak hanya itu, kantor tersebut juga akan menjadi tempat penyelenggaraan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) sebagai upaya mendukung peningkatan kualitas pendidikan masyarakat dan memperluas akses belajar bagi warga yang membutuhkan.

    Menurut Agus, langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen Ansor dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia sekaligus berkontribusi terhadap peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di wilayah Kencong dan sekitarnya. Dengan hadirnya berbagai program pendidikan dan pemberdayaan masyarakat, kantor Ansor diharapkan dapat menjadi pusat lahirnya generasi muda yang produktif, berdaya saing, dan memiliki karakter kebangsaan yang kuat.

    Keberadaan kantor permanen ini juga menjadi bukti bahwa GP Ansor Kencong terus berkembang sebagai organisasi kepemudaan yang tidak hanya fokus pada kaderisasi, tetapi juga mengambil peran aktif dalam menjawab kebutuhan masyarakat. Semangat pengabdian yang selama ini menjadi identitas Ansor diwujudkan melalui langkah-langkah nyata yang menyentuh bidang pendidikan, sosial, ekonomi, dan kemasyarakatan.

    Peresmian kantor tersebut sekaligus menjadi penanda dimulainya fase baru perjuangan GP Ansor Kencong. Dari gedung yang berdiri kokoh ini diharapkan lahir berbagai gagasan, program, dan gerakan yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat. Lebih dari sekadar kantor organisasi, bangunan ini menjadi simbol harapan, pusat perjuangan, dan rumah pengabdian bagi kader Ansor dalam melanjutkan khidmah kepada umat, bangsa, dan negara.

  • Peresmian Kantor Baru GP Ansor Kencong, Agus Nur Yasin Tegaskan Ansor Rumah Loyalitas dan Khidmah

    Peresmian Kantor Baru GP Ansor Kencong, Agus Nur Yasin Tegaskan Ansor Rumah Loyalitas dan Khidmah

    KENCONG, 31 Mei 2026 – Hari Minggu (31/5/2026) menjadi momentum bersejarah bagi keluarga besar Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kencong. Setelah melalui perjalanan panjang yang penuh perjuangan selama kurang lebih Tiga tahun, cita-cita memiliki gedung kantor sendiri akhirnya terwujud dan diresmikan secara langsung oleh Muhammad Fawait, Bupati Jember yang akrab disapa Gus Fawait.

    Peresmian kantor yang berlokasi di wilayah Kencong tersebut berlangsung khidmat sekaligus penuh semangat kebersamaan. Acara dihadiri berbagai unsur pemerintahan, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, serta kader Ansor dari berbagai tingkatan.

    Tampak hadir dalam kegiatan tersebut Rais PCNU Kencong, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Jember, para camat se-Cabang Kencong yang meliputi Kecamatan Jombang, Kencong, Umbulsari, Gumukmas, dan Puger, jajaran Muspika serta Polsek se-Cabang Kencong. Hadir pula pengurus Pimpinan Wilayah GP Ansor Jawa Timur, Ketua PC GP Ansor Jember, pengurus ranting dan anak cabang GP Ansor se-Kencong, serta berbagai elemen masyarakat.

    Menariknya, peresmian kantor ini juga dihadiri oleh perwakilan organisasi kemasyarakatan dan lintas agama, di antaranya tokoh dari organisasi LDII, pemuka agama Hindu, tokoh agama Kristen, hingga masyarakat sekitar yang selama ini menjadi tetangga dan bagian dari lingkungan kantor Ansor. Kehadiran berbagai elemen tersebut menjadi simbol kuat bahwa GP Ansor hadir sebagai organisasi yang terbuka, inklusif, dan mampu membangun hubungan harmonis dengan seluruh lapisan masyarakat.

    Foto Alm. Nur Yasin (anggota DPR RI) Dewan Penasehat Ansor, salah satu Inisiator Pembangunan Kantor Ansor

    Dalam sambutannya, Ketua PC GP Ansor Kencong, Agus Nur Yasin, menyampaikan rasa syukur atas terwujudnya kantor yang telah lama menjadi impian bersama. Menurutnya, berdirinya kantor tersebut bukan hanya sekadar pembangunan fisik, melainkan simbol dari perjuangan, pengorbanan, loyalitas, serta kecintaan kader Ansor terhadap organisasi dan para ulama.

    “Adanya kantor Ansor ini adalah bukti bahwa anak muda yang memiliki keberanian dan tekad kuat mampu mewujudkan cita-cita besar. Gedung ini juga menjadi bukti kesabaran, ketaatan, loyalitas, cinta, komitmen, dan kesetiaan dalam berkhidmah. Jika ingin belajar tentang loyalitas, khidmah, dan perjuangan, datanglah ke Ansor,” ujar Agus Nur Yasin di hadapan para tamu undangan.

    Ia juga mengingatkan bahwa semangat perjuangan Ansor tidak bisa dilepaskan dari sejarah panjang pengorbanan para ulama pendiri Nahdlatul Ulama dan GP Ansor. Menurutnya, kader Ansor harus selalu mengingat jasa para pendahulu yang telah mengorbankan tenaga, pikiran, bahkan hidupnya demi menjaga agama, bangsa, dan organisasi.

    “Pengorbanan para ulama seperti KH Bisri Syansuri dan para pendiri Ansor harus menjadi teladan bagi kita semua. Seragam Ansor yang kita kenakan bukan sekadar pakaian organisasi, tetapi simbol pengabdian, perjuangan, dan tanggung jawab untuk terus menjaga nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tegasnya.

    Sementara itu, Bupati Jember, Gus Muhammad Fawait, dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh kader GP Ansor Kencong atas kegigihan dan konsistensinya dalam membangun organisasi. Menurutnya, keberhasilan mendirikan kantor sendiri menunjukkan bahwa kader muda memiliki kemampuan besar ketika bekerja dengan semangat gotong royong dan komitmen yang kuat.

    Peresmian kantor ini ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pemotongan pita sebagai simbol dimulainya pemanfaatan gedung secara resmi. Sorak takbir dan tepuk tangan para hadirin mengiringi prosesi tersebut sebagai bentuk rasa syukur atas capaian besar yang berhasil diraih oleh GP Ansor Kencong.

    Lebih dari sekadar bangunan, kantor baru GP Ansor Kencong diharapkan menjadi pusat kaderisasi, pengembangan sumber daya manusia, penguatan gerakan sosial keagamaan, serta ruang kolaborasi bagi berbagai elemen masyarakat. Gedung ini juga menjadi simbol bahwa semangat pengabdian kader muda Nahdlatul Ulama terus tumbuh dan berkembang, menjawab tantangan zaman dengan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan kemanusiaan.

    Peresmian kantor tersebut menandai babak baru perjalanan GP Ansor Kencong. Sebuah perjalanan yang lahir dari mimpi, diwujudkan melalui kerja keras dan pengorbanan, serta dipersembahkan untuk keberlanjutan khidmah kepada umat, bangsa, dan negara. Dengan berdirinya kantor permanen ini, GP Ansor Kencong optimistis dapat semakin memperkuat peran organisasi dalam mencetak kader-kader muda yang militan, berintegritas, dan siap mengabdi untuk masyarakat.

  • Yuk Laporkan Qurban Anda! PCNU Kencong Siapkan Link Resmi Hingga 13 Dzulhijjah

    Yuk Laporkan Qurban Anda! PCNU Kencong Siapkan Link Resmi Hingga 13 Dzulhijjah

    Kencong – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kencong menghimbau seluruh pengelola qurban di wilayahnya untuk segera melaporkan pelaksanaan ibadah qurban tahun 1447 H secara daring.

    Imbauan tersebut disampaikan melalui flyer resmi NU Care – Lazisnu PCNU Kencong. Laporan dimaksudkan untuk mendata hewan qurban, mudhohi (pemilik qurban), distribusi daging, hingga penerima manfaat di wilayah PCNU Kencong.

    Data yang wajib dilaporkan meliputi:

    • Jumlah hewan qurban
    • Jumlah mudhohi (pemilik qurban)
    • Jumlah harga hewan qurban
    • Jumlah paket daging qurban
    • Jumlah penerima

    Bagi panitia yang mengelola secara mandiri, cukup melaporkan data panitia tersebut.

    Link pelaporan:
    https://s.id/LAZISNUPCNUKENCONG

    Masyarakat juga dapat melaporkan dengan langsung memindai QR Code yang tersedia pada flyer.

    Batas waktu pelaporan paling lambat 13 Dzulhijjah 1447 H.

    Tutorial cara pelaporan dapat disaksikan melalui video YouTube berikut:
    https://www.youtube.com/watch?v=4eab65UWHyE

    PCNU Kencong berharap seluruh masjid, musholla, madrasah, komunitas, dan panitia qurban warga Nahdliyin di wilayahnya dapat segera melaksanakan pelaporan agar data qurban terhimpun dengan baik dan transparan.

    Kontak konfirmasi:

    1. 0852-3628-1065
    2. 0857-8425-6664
  • LPTNU Kencong Targetkan Publikasi Scopus dan Hibah Nasional Lewat Workshop Litapdimas

    LPTNU Kencong Targetkan Publikasi Scopus dan Hibah Nasional Lewat Workshop Litapdimas

    Jember- Sekolah Tinggi Agama Islam Raden Abdullah Yaqin (STAI RAYA) Mlokorejo Puger dan Universitas Al-Falah As-Sunniyah (UAS) Kencong Jember menjadi tuan rumah kegiatan Workshop Litapdimas yang diselenggarakan pada hari yang sama dengan sesi waktu yang berbeda, Jum’at – Sabtu, 22-23 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi langkah strategis bagi dosen di wilayah LPTNU Kencong dalam mendorong peningkatan mutu penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta akses publikasi ilmiah para dosen.

    Workshop yang berlangsung di Aula STAI RAYA dan Auditorium kampus UAS Kencong ini menghadirkan dua narasumber kompeten di bidangnya. Narasumber pertama, Dr. Nur Kafid, S.Th.I., M.Sc., selaku Kepala Subdirektorat (Kasubdit) Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Kemenag RI. Beliau memaparkan arah kebijakan Litapdimas Kemenag dalam dua tahun terakhir, serta menekankan pentingnya melihat tema prioritas Kemenag di setiap akhir maupun awal tahun, strategi penyusunan proposal yang kompetitif, serta kiat menembus hibah nasional.

    Sementara itu, narasumber kedua, Dr. H. Muhammad Fauzinudin Faiz, yang aktif dalam dunia akademik nasional maupun internasional, khususnya di bidang hukum Islam dan fikih, membekali peserta dengan teknik penulisan manuskrip ilmiah bereputasi Q1, pemilihan jurnal yang tepat, dan strategi kolaborasi riset.

    “Publikasi bukan sekadar syarat, tetapi wujud tanggung jawab akademik dosen dalam menyebarkan ilmu yang bermanfaat bagi masyarakat,” tegasnya.

    Ketua LPTNU Kencong dalam sambutannya menyampaikan bahwa Litapdimas harus dimaknai sebagai penggerak utama ekosistem akademik. “Melalui workshop ini, kami ingin memastikan setiap dosen di lingkup LPTNU Kencong mampu menghasilkan riset yang berkualitas dan terpublikasi secara luas,” ujarnya.

    Ketua panitia workshop, M. Fikri Syaifulloh, juga berharap kegiatan ini mampu meningkatkan produktivitas karya ilmiah dosen. “Besar harapannya dengan adanya acara seperti ini, para dosen lebih produktif lagi dalam menghasilkan karya ilmiah bertaraf Sinta 2 bahkan Scopus, terlebih sampai pada kolaborasi internasional,” ungkapnya.

    Dengan terselenggaranya workshop ini, LPTNU Kencong menargetkan peningkatan signifikan jumlah publikasi dosen di jurnal nasional terakreditasi Sinta dan jurnal internasional bereputasi pada tahun ini, serta meningkatnya jumlah proposal hibah Litapdimas yang lolos pendanaan pada tahun 2027.

  • Banser Kencong Instruksikan Patroli dan Koordinasi Keamanan Antisipasi Begal

    Banser Kencong Instruksikan Patroli dan Koordinasi Keamanan Antisipasi Begal

    Kencong, 20 Mei 2026 – Menyikapi maraknya aksi begal yang terjadi di wilayah Jember Selatan, Satuan Koordinasi Cabang (Satkorcab) Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Kencong mengeluarkan surat edaran kepada seluruh jajaran Satkoryon Banser di wilayahnya untuk meningkatkan pengawasan dan patroli keamanan.

    Instruksi tersebut tertuang dalam Surat Edaran Nomor 003/SKC.XII-42/SE/V/2026 yang ditandatangani Kepala Satkorcab Banser Kencong, M Ridwan Khamid, di Kencong.
    Dalam surat tersebut dijelaskan bahwa peningkatan kewaspadaan dilakukan menyusul maraknya tindak kriminal begal di sejumlah wilayah meliputi Kecamatan Jombang, Umbulsari, Puger, Kencong, dan Gumukmas.

    Melalui instruksi itu, jajaran Satkoryon Banser diminta aktif melakukan patroli dan pengawasan wilayah dengan berkoordinasi bersama pihak POLSEK dan KORAMIL setempat. Selain itu masyarakat juga dihimbau untuk tetap waspada serta segera melaporkan kepada pihak berwajib apabila menemukan orang dengan gelagat mencurigakan.

    Kepala Satkorcab Banser Kencong, M Ridwan Khamid, mengatakan bahwa langkah ini merupakan bentuk kepedulian Banser terhadap kondisi keamanan masyarakat yang belakangan mulai meresahkan.

    “Kami menginstruksikan seluruh jajaran Banser di tiap wilayah agar ikut aktif membantu menjaga keamanan lingkungan dengan tetap berkoordinasi bersama aparat TNI dan POLRI. Ini sebagai bentuk khidmah Banser untuk masyarakat,” ujarnya.

    Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpancing tindakan main hakim sendiri dan tetap mengedepankan koordinasi dengan aparat keamanan apabila menemukan hal-hal mencurigakan di lingkungan sekitar.

    Satkorcab Banser Kencong juga meminta setiap jajaran mengirimkan dokumentasi saat melakukan koordinasi bersama aparat keamanan sebagai bentuk laporan kegiatan di lapangan.

    Langkah ini dilakukan sebagai upaya bersama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif di wilayah Jember Selatan.

  • Antusiasme Tinggi Warga NU, LAZISNU Kencong Sosialisasikan Tata Cara Qurban Sesuai Fiqih

    Antusiasme Tinggi Warga NU, LAZISNU Kencong Sosialisasikan Tata Cara Qurban Sesuai Fiqih

    KENCONG** – LAZISNU PCNU Kencong menyelenggarakan sosialisasi Fiqih Qurban pada Selasa (19/5/2026). Kegiatan ini digelar untuk meningkatkan pemahaman umat Islam, khususnya warga Nahdlatul Ulama (NU), mengenai pelaksanaan ibadah qurban sesuai tuntunan syariat.

    Ketua LAZISNU PCNU Kencong dalam sambutannya menyampaikan agar sosialisasi semacam ini terus dimasifkan. Ia juga menyinggung pentingnya optimalisasi KOIN LAZISNU. Sementara itu, KORBID II PCNU Kencong dalam sambutannya menekankan agar amanah qurban dijaga dengan baik.

    Materi utama disampaikan selama sekitar 60–70 menit, membahas secara rinci berbagai aspek fiqih qurban, mulai dari status mudhohhi (pemilik qurban), syarat dan ketentuan hewan qurban, tata cara penyembelihan, hingga pembagian daging qurban serta praktik kepanitiaan di tingkat masyarakat.

    Kegiatan yang diikuti sekitar puluhan peserta ini dihadiri oleh pengurus Unit Pengumpul Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (UPZISNU) tingkat MWC dan Ranting se-PCNU Kencong, pengurus NU, takmir masjid-musholla, serta panitia qurban.

    Sesi tanya jawab berlangsung cukup dinamis. Peserta banyak menanyakan perbedaan qurban sunnah dan wajib, status hewan qurban yang memiliki cacat ringan, penjualan kulit qurban oleh panitia, pembagian daging kepada non-Muslim, serta jatah panitia. Berbagai pertanyaan tersebut dibahas lengkap beserta solusi fiqihnya.

    Pembicara menekankan beberapa hal krusial yang sering luput dari perhatian panitia qurban di masyarakat. Kelalaian dalam hal-hal tersebut berpotensi membatalkan keabsahan qurban, sehingga amal yang sudah dikeluarkan dengan biaya tidak sedikit oleh mudhohhi hanya bernilai sedekah biasa.

    Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi bekal bagi seluruh panitia dan mudhohhi agar pelaksanaan qurban tahun ini dilakukan dengan benar sesuai ilmu fiqih.

  • Meski Tertutup Mendung, Rukyatul Hilal Dzulhijah di Gumukmas Tetap Antusias Diikuti Puluhan Peserta

    Meski Tertutup Mendung, Rukyatul Hilal Dzulhijah di Gumukmas Tetap Antusias Diikuti Puluhan Peserta

    GUMUKMAS – Kegiatan rukyatul hilal awal bulan Dzulhijah 1447 H yang diselenggarakan Lembaga Falakiyah PCNU Kencong berlangsung khidmat di Masjid Babussalam Jeni-Kepanjen-Gumukmas, Kabupaten Jember, Ahad (17/5/2026) petang. Pengamatan dilakukan di lantai atas masjid yang berada sekitar 7 meter dari permukaan tanah.

    Meski langit mendung sehingga hilal tidak terlihat, puluhan peserta tetap antusias mengikuti rangkaian acara hingga selesai. Takmir Masjid Babussalam, Ali Mukhsin, menyambut baik kedatangan para peserta. Ia mengungkapkan kebahagiaan dan apresiasinya karena meskipun pembangunan masjid belum tuntas 100%, masjid tersebut sudah dapat menjadi tempat observasi pengamatan hilal. Ali Mukhsin juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat.

    Acara yang dimulai pukul 16.00 WIB itu dihadiri Ketua LFNU Kencong Ali Haromain beserta anggotanya yang membawa teleskop dan peralatan pendukung pengamatan. Turut hadir pula Koordinator Bidang I serta Ketua RMINU.

    Peserta rukyatul hilal terdiri dari LF PCNU Kencong, LF PCNU Jember, MWCNU Wuluhan, LF Al Atiq Al Mahiri, LF PP Nahdlotut Tolabah (Yasinat Wuluhan), LF PP Mamba’ul Hidayah (Wuluhan), dan LF PP Al Amien (Ambulu).

    Meskipun hilal tidak berhasil terlihat karena cuaca mendung, semangat dan kekhidmatan peserta tetap tinggi. Acara ditutup dengan shalat Maghrib berjamaah di masjid, kemudian dilanjutkan dengan ramah tamah minum teh bersama.

    Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Lembaga Falakiyah PCNU Kencong dalam memastikan penentuan awal bulan Dzulhijah 1447 H melalui rukyat langsung di lapangan.

  • Muslimat NU Gandeng Korbid OKK Siapkan Kader Militan

    Muslimat NU Gandeng Korbid OKK Siapkan Kader Militan

    Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kencong resmi membuka kegiatan kaderisasi Angkatan XXX. Muslimat NU Kencong menggandeng Korbid IV bidang OKK menyiapkan kader militan. Acara tersebut dimulai pada pukul 13.00 WIB bertempat di Aula PCNU Kencong, Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Jumat (15/5/2026).

    Kegiatan kaderisasi formal ini dihadiri oleh jajaran fungsionaris PCNU Kencong, Ketua PC Muslimat NU Kencong Hj. Ririn Idayati, serta seluruh peserta lintas badan otonom yang mengikuti jalannya pelatihan.

    Dalam sambutannya, perwakilan PCNU Kencong menegaskan pentingnya sinergi antar-lembaga demi memperkuat basis organisasi. Senada dengan hal tersebut, Ketua PC Muslimat NU Kencong, Hj. Ririn Idayati, dalam pidatonya mengaitkan momentum ini dengan peringatan Hari Lahir (Harlah) Muslimat NU ke-80 yang akan berpusat di Masjid Nasional Al-Akbar, Surabaya.

    “Kader Muslimat NU Kencong harus mampu menjadi kader penggerak yang militan sesuai dengan tema Harlah, yaitu Merawat Tradisi, Menguatkan Kemandirian, dan Meneduhkan Peradaban. Kita memiliki tanggung jawab besar untuk bergerak bersama dan berdaya demi umat dan bangsa. Satu hati, satu langkah, satu perjuangan. Muslimat NU hebat, Indonesia kuat,” tegas Hj. Ririn Idayati.

    Lebih lanjut, forum ini juga menyoroti peran strategis perempuan dalam struktur sosial dan keagamaan. Berdasarkan hasil pembahasan, kader perempuan diharapkan mampu bertindak sebagai role model utama di tengah masyarakat. Muslimat NU bersama Fatayat NU dituntut siap berada di garda terdepan untuk menjaga perpanjangan organisasi.

    Melalui pelaksanaan acara ini, PCNU Kencong berkomitmen melahirkan agen perubahan yang adaptif. Pelatihan intensif ini diproyeksikan dapat memperkokoh ideologi Aswaja An-Nahdliyah sekaligus memantapkan kemandirian jam’iyah di tingkat cabang hingga anak ranting. Acara pembukaan berlangsung dengan khidmat dan tertib hingga selesai.

  • Masjid Babussalam Kepanjen Siap Jadi Tempat Observasi Baru Rukyatul Hilal di Jember, LFNU Kencong Jalin Kerja Sama dengan Takmir

    Masjid Babussalam Kepanjen Siap Jadi Tempat Observasi Baru Rukyatul Hilal di Jember, LFNU Kencong Jalin Kerja Sama dengan Takmir

    Lembaga Falakiyah (LF) PCNU Kencong memperkenalkan Masjid Babussalam, yang terletak di Jeni, Kepanjen, Gumukmas sebagai lokasi resmi untuk observasi Rukyatul Hilal.

    Keputusan ini diambil setelah melalui serangkaian pengamatan dan evaluasi komprehensif oleh berbagai lembaga falakiyah di Kabupaten Jember, yang semuanya mengakui potensi lokasi ini.

    Proyek ini dimulai ketika Ali Moksin, bagian dari panitia pembangunan masjid, meminta pengkiblatan calon masjid tersebut. Menyadari potensi lokasi yang memiliki pandangan langsung ke arah matahari terbenam, Ali Moksin mengusulkan kepada Gus Ali Haromain selaku Ketua PC LFNU Kencong untuk menggunakan masjid sebagai tempat Rukyatul Hilal.

    Inisiatif ini mendapat sambutan positif dan uji coba pertama dilakukan pada bulan Rajab 1447 Hijriah. Hasilnya menegaskan bahwa horizon di lokasi ini terlihat jelas, membuatnya ideal untuk observasi bulan.

    Keberhasilan uji coba awal mendorong langkah berikutnya, yaitu tes lanjutan pada bulan Zulkodah 1447 Hijriah. Kegiatan ini mengundang partisipasi dari berbagai lembaga falakiyah, termasuk lembaga PCNU Jember, Pondok Pesantren Yasinat, dan MWCNU Wuluhan.

    Kehadiran mereka memperkuat penilaian positif terhadap tempat ini. Meskipun ada keterbatasan fasilitas, seperti penggunaan tangga darurat untuk mencapai lokasi observasi, diskusi setelah kegiatan menunjukkan kesepakatan bahwa masjid ini memenuhi semua syarat yang diperlukan.

    Rencananya, observasi berikutnya akan diadakan pada bulan Dzulhijjah (Ahad Wage besok, 18 Mei 2026), dengan persiapan fasilitas yang lebih baik, termasuk pembuatan tangga darurat sebagai langkah sementara. Harapannya, Masjid Babussalam bukan hanya menjadi pusat observasi Rukyatul Hilal di Kabupaten Jember tetapi juga menarik minat lembaga falakiyah lain, pesantren, dan organisasi masyarakat yang tertarik dalam kegiatan ini.

    Dengan adanya usulan ini, kolaborasi antara panitia pembangunan, takmir masjid, dan perwakilan organisasi falakiyah seperti PCNU Jember menggambarkan semangat gotong royong yang kokoh. Mereka berharap lokasi ini akan memainkan peran sentral dalam pengamatan bulan di Jember, menjadikannya tempat berkumpul bagi ahli falakiyah dan pengamat dari berbagai komunitas.

    Data lokasi:

    Nama Lokasi = Masjid Babussalam Jeni, Kepanjen, Kec. Gumukmas, Kabupaten Jember, Jawa Timur 68165, Indonesia

    Koordinat:

    Lintang Tempat = 8° 21′ 26.56″ LS.

    Bujur Tempat = 113° 22′ 25.43″ BT.

    Tinggi Tempat = 8 MDPL

    Zona Waktu = GMT+7


    MAP/LOKASI: https://maps.app.goo.gl/1nuxaVaBkW7arZRj6


    Join grup whatsapp WARTA PCNU KENCONG:

    https://chat.whatsapp.com/JTHpdAccASxBzgHXJDYt65

  • PC Fatayat NU Kencong Gelar Upgrading dan Raker di Pantai Pancer, Usung Visi Global dan Solidaritas

    PC Fatayat NU Kencong Gelar Upgrading dan Raker di Pantai Pancer, Usung Visi Global dan Solidaritas

    Puger – Pimpinan Cabang (PC) Fatayat NU Kencong resmi menyelenggarakan agenda Upgrading dan Rapat Kerja (RAKER) Batch 1 pada Kamis (14/5/2026). Kegiatan yang mengusung tema “Solidaritas, Visi Global: Menuju Fatayat NU Berdaya, Berdampak, Mendunia” ini dipusatkan di Aula Pantai Pancer Puger, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember.

    Acara yang dimulai pukul 07.00 WIB tersebut dihadiri oleh seluruh jajaran pengurus PC Fatayat NU Kencong, Komandan Koramil (Danramil) Puger, Bapak Hendra, serta tim instruktur dari Bintang Kejora Outbond yang dipimpin oleh Bang Jay.

    Ketua PC Fatayat NU Kencong, Minhajul Abidah, M.H., dalam sambutannya menegaskan bahwa penguatan solidaritas internal merupakan fondasi utama dalam melakukan transformasi organisasi.

    “Menguatkan solidaritas antar pengurus adalah bentuk upgrading nyata bagi kita. Melalui Raker ini, kita merumuskan arah gerak organisasi agar Fatayat NU Kencong tidak hanya eksis secara lokal, tetapi memiliki visi global yang berdampak luas,” ujar Minhajul.

    Senada dengan hal tersebut, Danramil Puger, Bapak Hendra, menekankan pentingnya peran strategis perempuan dalam menjaga stabilitas nasional. Beliau berharap Fatayat NU dapat menjadi pilar dalam menjaga persatuan bangsa guna mencegah kegaduhan di tengah masyarakat.

    Selain pembahasan formal mengenai Rancangan Kerja Organisasi, kegiatan ini juga diisi dengan sesi ketangkasan oleh Bang Jay dan tim Bintang Kejora Outbond. Sesi ini dirancang khusus untuk mengasah aspek kepemimpinan dan kematangan emosional para kader.

    “Kegiatan outbond ini bukan sekadar hiburan, melainkan instrumen untuk membangun kekompakan, kerja sama tim, serta penguatan leadership bagi seluruh anggota,” pungkas Bang Jay.

    Siti Mulazimatul Khoiriyah yang mengawal acara RAKER menjelaskan melalui sinergi antara pemantapan program kerja dan pelatihan fisik-mental ini, PC Fatayat NU Kencong berkomitmen untuk melahirkan kader-kader yang berdaya dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi agama, bangsa, dan negara.

    Penulis: Faizah Azizi (Bendahara PC Fatayat NU Kencong)


    Join grup whatsapp WARTA PCNU KENCONG:

    https://chat.whatsapp.com/JTHpdAccASxBzgHXJDYt65

  • Panitia Qurban dan Masyarakat Umum Diundang Ikuti Sosialisasi Fiqih Qurban di Aula PCNU Kencong

    Panitia Qurban dan Masyarakat Umum Diundang Ikuti Sosialisasi Fiqih Qurban di Aula PCNU Kencong

    Kencong – Nahdlatul Ulama melalui LAZISNU PCNU Kencong akan menggelar Sosialisasi Fiqih Qurban dalam rangka menyambut bulan Dzulhijjah 1447 Hijriah. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Selasa malam Rabu, 19 Mei 2026, pukul 19.00 WIB atau ba’da Isya hingga selesai, bertempat di Aula PCNU Kencong.

    Kegiatan ini ditujukan kepada seluruh UPZISNU ranting dan MWC se-PCNU Kencong. Selain itu, panitia qurban di wilayah PCNU Kencong serta masyarakat umum juga dipersilakan untuk mengikuti kegiatan tersebut.

    Ketua LAZISNU PCNU Kencong, M. Ihyak Ulumuddin, menyampaikan bahwa sosialisasi ini dilaksanakan untuk memberikan pemahaman yang benar mengenai tata cara pelaksanaan ibadah qurban sesuai dengan ketentuan fikih Ahlussunnah wal Jamaah.

    Menurut surat bernomor 250/B/PC-LAZISNU/V/2026 tertanggal 12 Mei 2026, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya NU Care-LAZISNU untuk mendampingi masyarakat agar pelaksanaan qurban berjalan sesuai syariat serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi umat.

    Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan memperoleh pemahaman yang komprehensif mengenai syarat hewan qurban, tata cara penyembelihan, pembagian daging qurban, hingga berbagai persoalan fikih yang kerap muncul di tengah masyarakat.

    LAZISNU PCNU Kencong mengajak seluruh pengurus UPZISNU, panitia qurban, dan masyarakat untuk memanfaatkan kesempatan ini sebagai sarana belajar bersama demi mewujudkan pelaksanaan ibadah qurban yang sah, tertib, dan sesuai tuntunan syariat.