Menu

Mode Gelap
PC GP Ansor Kencong Perkuat Toleransi Beragama melalui Launching Kampung Moderasi Beragama Harlah ke-97, 107 Lembaga LP Ma’arif NU Kencong Gelar Upacara Serentak Menjaga Tradisi Menguatkan Presisi, Bimtek Ilmu Falak Resmi Dibuka di STAI Raden Abdullah Yaqin PKC PMII Jatim Kecam Juragan Sound Horeg yang Sebut KH Ma’ruf Khozin “Goblok” di Siaran TV One Geram Pengusaha Sound Horeg Hina MUI, Wakil Ketua MA IPNU Kencong: Harus Diproses Hukum Banser Kencong Kecewa Pernyataan Pengusaha Sound Horeg, Minta Proses Hukum Dijalankan

WARTA

Bincang Lesbumi Kencong x Lesbumi Jatim, Gus Riadi Ngasiran: Lesbumi Harus Jadi Medium Pencerahan Spiritual dan Intelektual di Era Digital

badge-check


					Bincang Lesbumi Kencong x Lesbumi Jatim, Gus Riadi Ngasiran: Lesbumi Harus Jadi Medium Pencerahan Spiritual dan Intelektual di Era Digital Perbesar

 Download PDF

KENCONG, Jember – Ketua Lembaga Seni Budaya Muslimin Indonesia (Lesbumi) PWNU Jawa Timur, Gus Riadi Ngasiran, menekankan pentingnya transformasi strategi dakwah kebudayaan bagi para nahdliyin di era modern. Hal ini disampaikannya dalam sesi podcast eksklusif bersama Lesbumi PCNU Kencong baru-baru ini.

​Gus Riadi mengungkapkan bahwa sesuai hasil Rapat Kerja (Raker) Lesbumi Jatim, kini terdapat orientasi baru yakni memprioritaskan konten kreatif yang menyasar Generasi Z. “Kita harus menjawab tantangan zaman. Aktivitas konvensional dikurangi untuk beralih ke produksi konten kreatif digital yang cepat diterima anak muda,” ujarnya.

​Dalam bincang tersebut, Gus Riadi juga memberikan motivasi kepada pengurus Lesbumi di tingkat cabang untuk tidak ragu dalam berinovasi, termasuk dalam menghidupkan kembali kesenian rakyat yang mulai pudar seperti Kentrung. Menurutnya, kreativitas harus didahulukan daripada ketakutan akan aturan lama atau “pakem”.

​”Jangan berpikir soal pakem dulu. Munculkan kreativitas, kemas agar menarik bagi masyarakat saat ini. Lakukan dulu secara eksploratif,” tegas Gus Riadi.

​Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa Lesbumi mengemban misi besar yang disebutnya sebagai “Dua Pencerahan”. Pertama adalah pencerahan spiritual yang berfokus pada perbaikan akhlak (misi nubuwah). Kedua adalah pencerahan pemikiran untuk membaca fenomena sosial dan menjawab tantangan zaman melalui karya seni dan sastra.

​Ia berharap Lesbumi di setiap daerah dapat membangun jejaring (networking) yang kuat. Dengan sinergi antar-kota, dakwah kebudayaan yang berhaluan Ahlussunnah wal Jamaah akan memiliki dampak yang lebih luas dan berkelanjutan di tengah gempuran budaya global.

​Tonton video selengkapnya di bawah ini:

Video Podcast Lesbumi Kencong bersama Lesbumi PWNU Jatim – Gus Riadi Ngasiran

Baca Lainnya

Menjaga Tradisi Menguatkan Presisi, Bimtek Ilmu Falak Resmi Dibuka di STAI Raden Abdullah Yaqin

11 September 2026 - 18:34 WIB

Geram Pengusaha Sound Horeg Hina MUI, Wakil Ketua MA IPNU Kencong: Harus Diproses Hukum

11 September 2026 - 09:36 WIB

Khutbah Jumat: Merindukan Nabi Muhammad

4 September 2026 - 10:53 WIB

Hari Ini Delegasi PCNU Kencong Berangkat ke Tambakberas, Siap Meriahkan Muktamar Gembira

26 Agustus 2026 - 06:57 WIB

Sinergi LDNU, RMINU, dan IASS Jember Perkuat Pemahaman Hukum Waris Islam

19 Agustus 2026 - 08:06 WIB

Trending di LEMBAGA