Menu

Mode Gelap
Satkorcab Banser Kencong Amankan Haul ke-33 KH. Jauhari Zawawi, Wujud Khidmah Melayani Ulama dan Jamaah Perkuat Sinergi Pendidikan dan Kerukunan, PC Fatayat NU Kencong Safari Silaturrahmi ke Kemenag dan Diskominfo Jember Perkokoh Ketahanan Sosial Dan Desa Sahabat PC Fatayat NU Kencong Gelar Audiensi Strategis Bersama Bakesbangpol Jember Semarakkan HUT ke-81 RI, PC Fatayat NU Kencong Gelar Senam Bersama dan Layanan Kesehatan Gratis PCNU Kencong Buka Pre-Order Kaos Resmi Muktamar NU ke-35, Pemesanan Hingga 10 Agustus 2026 PAC GP Ansor Gumukmas Gelar Donor Darah Gratis, Libatkan Berbagai Elemen Masyarakat

LEMBAGA

Perkuat Kapasitas Digital Kebencanaan, LPBI PCNU Kencong Ikuti Pelatihan GIS Kebencanaan

badge-check


					Perkuat Kapasitas Digital Kebencanaan, LPBI PCNU Kencong Ikuti Pelatihan GIS Kebencanaan Perbesar

 Download PDF

Surabaya – LPBI PCNU Kencong kembali menunjukkan komitmennya dalam penguatan kapasitas kebencanaan. Kali ini, dua kadernya mengikuti Pelatihan Sistem Informasi Geografis (GIS) untuk Pemetaan Bencana yang digelar oleh LPBI PWNU Jawa Timur selama dua hari, 13–14 Juni 2026, di Aula PW LP Ma’arif NU Jawa Timur.

PCNU Kencong diwakili oleh Andrio Yuli Wijaya, Wakil Sekretaris bidang IT, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan, serta Siti Rumania, Wakil Sekretaris bidang Kaderisasi Relawan Kebencanaan. Keduanya bergabung bersama peserta dari perwakilan PC LPBI NU se-Jawa Timur, relawan lintas organisasi, Koordinator Siap Siaga Jawa Timur, jajaran BPBD Jawa Timur, hingga pimpinan PWNU Jawa Timur.

Pelatihan dibuka secara resmi oleh Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Jawa Timur, Gatot Soebroto, S.E., M.PSDM., langsung di hadapan seluruh peserta.

Ketua PW LPBI NU Jawa Timur, Bapak Syaiful Amin, dalam sambutannya menegaskan bahwa teknologi pemetaan bencana adalah keniscayaan yang tidak boleh diabaikan. “Relawan NU tidak boleh buta teknologi, apalagi soal pemetaan wilayah bencana,” tegasnya. Ia menekankan bahwa seluruh pergerakan kegiatan ini bersifat real-time dan daring, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas dan langsung.

Wakil Sekretaris PWNU Jawa Timur, KH. Muhammad Koderi, turut mendorong seluruh jajaran untuk berani melangkah menuju digitalisasi. Menurutnya, mitigasi bencana yang efektif harus dimulai dari kemampuan membaca peta secara menyeluruh — mencakup kontur tanah, safety assessment, hingga aspek psikologi, sosial, dan budaya masyarakat. “Harapannya, pengurus hingga tingkat ranting mampu menyajikan peta, sehingga saat bencana terjadi, asesmen bisa langsung dijalankan,” ujarnya.

Senada dengan itu, Kalaksa BPBD Jawa Timur, Gatot Soebroto, S.E., M.PSDM., menyebut GIS sebagai alat strategis yang membantu relawan mengenali zona rawan bencana sekaligus menentukan titik evakuasi yang tepat. Ia juga mengungkapkan rencana MoU antara BPBD Jawa Timur dan LPBI NU untuk menggerakkan program SPAB (Satuan Pendidikan Aman Bencana), Pesantren Tangguh Bencana, dan Masjid Tanggap Bencana. “Kita ingin sinergi yang kuat dari tingkat wilayah hingga akar rumput,” tegasnya.

Pelatihan ini menjadi langkah nyata LPBI PCNU Kencong dalam merespons tantangan kebencanaan di era digital — memastikan setiap relawan tidak hanya sigap di lapangan, tetapi juga cakap dalam memanfaatkan teknologi untuk penanganan bencana yang lebih cepat, tepat, dan terkoordinasi.


Penulis: Andrio Yuli Wijaya | LPBI PCNU Kencong


Baca Lainnya

Perkuat Sinergi Pendidikan dan Kerukunan, PC Fatayat NU Kencong Safari Silaturrahmi ke Kemenag dan Diskominfo Jember

5 Agustus 2026 - 22:00 WIB

Semarakkan HUT ke-81 RI, PC Fatayat NU Kencong Gelar Senam Bersama dan Layanan Kesehatan Gratis

2 Agustus 2026 - 12:59 WIB

PCNU Kencong Buka Pre-Order Kaos Resmi Muktamar NU ke-35, Pemesanan Hingga 10 Agustus 2026

28 Juli 2026 - 14:20 WIB

Melalui Program Goes to School, IPNU IPPNU Umbulsari Kenalkan Organisasi Pelajar NU di Sekolah

15 Juli 2026 - 19:21 WIB

Soliditas Nahdliyin Terjaga: PCNU Kencong Gerakkan Twibbon Kawal Muktamar NU ke-35, Unduh Twibbonmu Sekarang

13 Juli 2026 - 19:15 WIB

Trending di WARTA