Menu ✖

Mode Gelap
PAC IPNU IPPNU Gumukmas Gelar Pelatihan Desain Grafis, Tingkatkan Kreativitas Kader di Era Digital Kembangkan Kreativitas Kader, RISYAT PC Fatayat NU Kencong Hadirkan Pelatihan Desain Grafis SD Nahdlatul Ulama Bagorejo 01, Kampus Aswaja Pencetak Generasi Berprestasi dan Kader NU PC LAZISNU Kencong Hadir & Serahkan Donasi di Pelepasan Bantuan LAZISNU se-Jatim untuk Penyintas Gempa Flores Pengurus Wilayah LAZISNU Jawa Timur Gelar Turba dan Sosialisasi Intensifikasi Gerakan Koin NU di PCNU Kencong Ribuan Kader NU se-Cabang Kencong Gelar Apel dan Mujahadah Kubro di Pesisir Pantai Paseban

RMINU

Halaqah RMI PWNU Jawa Timur Rumuskan Lima Rekomendasi Strategis untuk Kemajuan Pesantren

badge-check


					Halaqah RMI PWNU Jawa Timur Rumuskan Lima Rekomendasi Strategis untuk Kemajuan Pesantren Perbesar

 Download PDF

Bojonegoro, 7 Desember 2025 – Rabithah Ma’ahid Islamiyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (RMI PWNU) Jawa Timur menyelenggarakan Halaqah Pesantren bertajuk penguatan peran pesantren di era kontemporer, Ahad (7/12/2025) pukul 08.00 WIB di Pondok Pesantren Modern Al-Fatimah, Bojonegoro.

Acara yang dihadiri ratusan pengurus RMI cabang se-Jawa Timur ini menghadirkan sejumlah tokoh, antara lain Prof. Dr. KH. Abd. Halim Soebahar, MA (Ketua Lembaga Pengembangan Pesantren dan Diniyah Pemprov Jatim), Ir. H. Eko Wahyudi (anggota DPR RI Fraksi Golkar), Prof. Dr. H. M. Noor Harisuddin (Guru Besar UIN Khas Jember), serta KH. Abdul Hakim Hidayat (Ketua RMI PWNU Jawa Timur).

Dalam sambutannya, KH. Abdul Hakim Hidayat menekankan pentingnya memperkokoh ukhwah ma’hadiyah antara pengurus RMI cabang dengan pondok pesantren di wilayah masing-masing sebagai modal utama penguatan institusi pesantren.

Halaqah menghasilkan lima rekomendasi kunci atas nama RMI PWNU Jawa Timur, yaitu:

(1) mendorong pemerintah daerah membantu pesantren memperoleh Sertifikat Layak Fungsi (SLF) bangunan;

(2) percepatan pembentukan Perda kabupaten/kota tentang fasilitasi pengembangan pesantren dengan mengacu Perda Provinsi Jatim No. 3/2022;

(3) pembaruan dan pemetaan data pesantren secara komprehensif;

(4) pendampingan aktif untuk mencegah stigma negatif terhadap pesantren;

(5) menjaga keberpihakan negara terhadap pesantren dalam revisi Undang-Undang Sisdiknas agar UU Pesantren tetap dipertahankan.

Prof. Dr. KH. Abd. Halim Soebahar dalam pesannya mendorong RMI cabang se-Jawa Timur bekerja sama dengan LPPD provinsi untuk meningkatkan kualitas SDM lulusan pesantren.

“Pondok pesantren dapat mengakses program LPPD melalui koordinasi RMI di wilayah masing-masing,” ujarnya.

Beliau juga berharap ke depan semakin banyak program maslahat yang dapat disinergikan untuk kemajuan pesantren di Jawa Timur.

Halaqah ditutup dengan doa dan komitmen bersama untuk menindaklanjuti rekomendasi tersebut di tingkat cabang dan wilayah.

Baca Lainnya

PC LAZISNU Kencong Hadir & Serahkan Donasi di Pelepasan Bantuan LAZISNU se-Jatim untuk Penyintas Gempa Flores

4 November 2026 - 11:34 WIB

Pengurus Wilayah LAZISNU Jawa Timur Gelar Turba dan Sosialisasi Intensifikasi Gerakan Koin NU di PCNU Kencong

1 November 2026 - 20:51 WIB

Ribuan Kader NU se-Cabang Kencong Gelar Apel dan Mujahadah Kubro di Pesisir Pantai Paseban

1 November 2026 - 17:34 WIB

Apel Kader dan Mujahadah Kubro Siap Digelar, PCNU Kencong Rilis Imbauan Resmi Terkait Kelengkapan Peserta dan Aksi Kurangi Sampah Plastik

30 Oktober 2026 - 15:26 WIB

Libatkan Seluruh Banom dan Lembaga NU, Protokoler PCNU Kencong Matangkan Puncak HSN dan Mujahadah Kubro di Pantai Paseban

29 Oktober 2026 - 14:55 WIB

Trending di AGENDA