Menu

Mode Gelap
RMI PCNU Kencong Kecam Keras Kasus Kekerasan Seksual di Pesantren Pati, Desak Tindakan Hukum Maksimal dan Perlindungan Korban Ning Ghyta Soroti Ketahanan Keluarga, Fatayat NU Kencong Jadi Mitra Strategis Atasi Persoalan Sosial Fatayat NU Kencong Resmi Dilantik, Siap Hadir dengan Program Berdampak Nyata Fatayat NU Kencong Dilantik di Pendopo, Perkuat Peran Perempuan untuk Jember Baru Jember Maju LazisNU PCNU Kencong Serahkan Donasi Bencana di Forum Rakor Koin NU Korwil 1 Jatim di Malang Sinergi LAZISNU se-Jawa Timur: LAZISNU Kencong Sumbang Rp1,8 Miliar Dana ZIS Ramadhan

WARTA

Taujihat Rais Syuriah PBNU: Rawatlah NU dengan Semangat Amar Makruf Nahi Munkar

badge-check


					Taujihat Rais Syuriah PBNU: Rawatlah NU dengan Semangat Amar Makruf Nahi Munkar Perbesar

 Download PDF

Kencong, PCNU Kencong

Berlangsung di Aula Nusantara, PCNU Kencong mengesahkan dan mengambil sumpah Pimpinan Lembaga PCNU Kencong (16/2). Dalam kegiatan tersebut, mengalir untaian kalam hikmah dari Rais Syuriah PBNU, KH. A. Sadid Jauhari.

Beliau menyampaikan bahwa dalam posisi apapun, ketua, sekretaris, bendahara, atau jadi anggota biasa, yang penting punya semangat dakwah, amar makruf nahi munkar.

“Jangan sampai bangga jadi pengurus NU tapi tidak memperjuangkan cita-cita NU, karena tidak sedikit orang ingin jadi pengurus NU karena hanya mengharapkan pangkat (al-jaah),” terang pengasuh PP. Assunniyyah tersebut.

Foto: Seluruh jajaran pengurus harian PCNU Kencong dilantik oleh PWNU Jatim


Berharap terhadap duniawi akan menjadikan hati manusia tidak ikhlas bahkan cenderung sombong. Sehingga pergerakannya dalam organisasi  sulit untuk meninggalkan bekas (atsar).

“Kalau Anda semangat dan ikhlas, insyaallah dampaknya akan membekas. Kalau sudah menjadi bermanfaat, akan langgeng dampaknya. Tapi kalau tidak, maka akan sirna dengan cepat,” pesan KH. Sadid Jauhari.

Foto: Pelantikan Pimpinan Lembaga oleh Ketua PCNU Kencong


Meskipun ikhlas ditekankan sebagai basis yang penting agar gerakan meninggalkan atsar, beliau juga menegaskan bahwa ikhlas bukan berarti pasrah. Ikhlas bukan berarti tidak bergerak atau diam saja.

Tetapi, ikhlas yang dimaksud adalah sebuah harmonisasi dan resonansi antara hati yang ikhlas dan gerakan yang nyata, istiqomah, serta profesional.

Melalui bahasa yang sederhana, beliau menegaskan, “Ikhlaso, tandango. Ojo ora tandang nek ora ikhlas,” dawuh Kiai Sadid.


Join grup whatsapp Warta NU:

Klik di sini

Baca Lainnya

Sinergi LAZISNU se-Jawa Timur: LAZISNU Kencong Sumbang Rp1,8 Miliar Dana ZIS Ramadhan

23 April 2026 - 12:24 WIB

PCNU Kencong Sambut Halal Bihalal PCNU Jember sebagai Momentum Pererat Ukhuwah Nahdliyin

20 April 2026 - 13:24 WIB

FASILITATOR FATAYAT NU JAWA TIMUR PERKUAT KADERISASI MELALUI KEGIATAN REFRESHMENT DI SURABAYA

12 April 2026 - 09:45 WIB

Pererat Ukhuwah, Cicit Syaikhona Kholil Safari ke RMI PCNU Kencong Gagas Wadah Pemersatu Alumni Pesantren Nusantara

11 April 2026 - 22:04 WIB

Dari Kencong ke Tuban, PCNU Kencong Hadiri Muskerwil PWNU Jatim 2026

11 April 2026 - 14:52 WIB

Trending di WARTA