Menu

Mode Gelap
PC GP Ansor Kencong Perkuat Toleransi Beragama melalui Launching Kampung Moderasi Beragama Harlah ke-97, 107 Lembaga LP Ma’arif NU Kencong Gelar Upacara Serentak Menjaga Tradisi Menguatkan Presisi, Bimtek Ilmu Falak Resmi Dibuka di STAI Raden Abdullah Yaqin PKC PMII Jatim Kecam Juragan Sound Horeg yang Sebut KH Ma’ruf Khozin “Goblok” di Siaran TV One Geram Pengusaha Sound Horeg Hina MUI, Wakil Ketua MA IPNU Kencong: Harus Diproses Hukum Banser Kencong Kecewa Pernyataan Pengusaha Sound Horeg, Minta Proses Hukum Dijalankan

BANOM

Ning Ghyta Soroti Ketahanan Keluarga, Fatayat NU Kencong Jadi Mitra Strategis Atasi Persoalan Sosial

badge-check


					Ning Ghyta Soroti Ketahanan Keluarga, Fatayat NU Kencong Jadi Mitra Strategis Atasi Persoalan Sosial Perbesar

 Download PDF

PCNU KENCONG — Isu ketahanan keluarga mengemuka dalam rangkaian pelantikan dan peringatan Harlah ke-76 Fatayat NU yang digelar di Pendopo Wahyawibawagraha, Minggu (26/4/2026). Ketua TP PKK Kabupaten Jember, Ning Ghyta Eka Puspita, S.E., M.Sc., menegaskan bahwa berbagai persoalan sosial di daerah berakar dari kondisi keluarga sebagai unit paling dasar dalam masyarakat.

Menurutnya, problem seperti stunting, kemiskinan, rendahnya literasi, hingga tingginya angka pernikahan dini tidak dapat dipisahkan dari lemahnya ketahanan keluarga. Karena itu, pendekatan pembangunan berbasis keluarga dinilai menjadi strategi kunci yang harus diperkuat secara bersama oleh seluruh pemangku kepentingan.

“Jika keluarga kuat, maka masyarakat juga akan kuat. Banyak persoalan sosial sebenarnya bermula dari ketidaksiapan keluarga dalam menghadapi tantangan,” ujarnya.

Ning Ghyta menilai organisasi perempuan memiliki peran penting dalam menjangkau masyarakat hingga tingkat akar rumput. Dalam hal ini, Fatayat NU dinilai memiliki posisi strategis karena mampu membangun kesadaran kolektif, khususnya dalam penguatan pendidikan keluarga dan pemberdayaan perempuan.

Ia menekankan bahwa penyelesaian persoalan sosial tidak bisa dilakukan secara parsial. Diperlukan kolaborasi lintas sektor yang melibatkan pemerintah, organisasi kemasyarakatan, serta elemen lainnya agar program yang dijalankan lebih efektif, terukur, dan berkelanjutan.

“Fatayat NU memiliki posisi strategis dalam membangun kesadaran dan ketahanan keluarga. Kolaborasi lintas sektor menjadi sangat penting untuk menjawab berbagai tantangan di Kabupaten Jember,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia mengapresiasi kiprah Fatayat NU Kencong yang dinilai konsisten hadir di tengah masyarakat dan mampu mengambil peran sebagai mitra strategis pemerintah daerah. Dengan jaringan kader yang luas dan solid, Fatayat NU diharapkan dapat terus memperkuat kontribusinya dalam mendukung program prioritas daerah.

Ning Ghyta juga menyoroti besarnya potensi yang dimiliki Kabupaten Jember, mulai dari sumber daya alam, lembaga pendidikan, hingga jaringan pondok pesantren. Potensi tersebut, menurutnya, perlu dioptimalkan melalui sinergi yang kuat agar mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Ia optimistis, melalui penguatan keluarga dan peran perempuan, berbagai persoalan sosial di Jember dapat ditangani secara lebih komprehensif. Momentum ini sekaligus menjadi pengingat bahwa pembangunan tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga pada peningkatan kualitas sumber daya manusia yang berawal dari keluarga.

Baca Lainnya

PC GP Ansor Kencong Perkuat Toleransi Beragama melalui Launching Kampung Moderasi Beragama

19 September 2026 - 20:16 WIB

Banser Kencong Kecewa Pernyataan Pengusaha Sound Horeg, Minta Proses Hukum Dijalankan

10 September 2026 - 19:28 WIB

Pimpinan Cabang Fatayat NU Kencong Gelar Verifikasi Faktual Lomba Desa Sahabat, Pimpinan Ranting Jombang 1 Raih Nilai Tertinggi

8 September 2026 - 00:34 WIB

Sosialisasi dan Focus Group Discussion (FGD) Perkuat Persatuan Melalui kegiatan sosial keagamaan”

25 Agustus 2026 - 10:23 WIB

GP Ansor Kencong Perkuat Peran Kader Lewat Sinergi Pendidikan Bersama UAS

21 Agustus 2026 - 18:21 WIB

Trending di BANOM