Menu

Mode Gelap
Satkorcab Banser Kencong, PC LAZISNU, dan MWCNU Gumukmas Salurkan Bantuan Tahap II untuk Korban Kebakaran DARI PUBLIC SPEAKING HINGGA AI: MA MA’ARIF NU (YUNISMA) Bekali Siswa dengan Ketrampilan Masa Depan. Forum Komunikasi Pondok Pesantren dan Guru Ngaji Jember Diresmikan oleh Bupati Muhammad Fawait Muktamar Kebudayaan Lesbumi PBNU 2026 Berakhir Sukses, Lesbumi Kencong Bawa Pulang Semangat Baru Perkuat Kapasitas Digital Kebencanaan, LPBI PCNU Kencong Ikuti Pelatihan GIS Kebencanaan Rekapitulasi Kurban Warga NU Kencong 1446 H: Terkumpul 1.937 Kambing dan 145 Sapi, 65.698 Warga Terima Manfaat

BANOM

Ning Ghyta Soroti Ketahanan Keluarga, Fatayat NU Kencong Jadi Mitra Strategis Atasi Persoalan Sosial

badge-check


					Ning Ghyta Soroti Ketahanan Keluarga, Fatayat NU Kencong Jadi Mitra Strategis Atasi Persoalan Sosial Perbesar

 Download PDF

PCNU KENCONG — Isu ketahanan keluarga mengemuka dalam rangkaian pelantikan dan peringatan Harlah ke-76 Fatayat NU yang digelar di Pendopo Wahyawibawagraha, Minggu (26/4/2026). Ketua TP PKK Kabupaten Jember, Ning Ghyta Eka Puspita, S.E., M.Sc., menegaskan bahwa berbagai persoalan sosial di daerah berakar dari kondisi keluarga sebagai unit paling dasar dalam masyarakat.

Menurutnya, problem seperti stunting, kemiskinan, rendahnya literasi, hingga tingginya angka pernikahan dini tidak dapat dipisahkan dari lemahnya ketahanan keluarga. Karena itu, pendekatan pembangunan berbasis keluarga dinilai menjadi strategi kunci yang harus diperkuat secara bersama oleh seluruh pemangku kepentingan.

“Jika keluarga kuat, maka masyarakat juga akan kuat. Banyak persoalan sosial sebenarnya bermula dari ketidaksiapan keluarga dalam menghadapi tantangan,” ujarnya.

Ning Ghyta menilai organisasi perempuan memiliki peran penting dalam menjangkau masyarakat hingga tingkat akar rumput. Dalam hal ini, Fatayat NU dinilai memiliki posisi strategis karena mampu membangun kesadaran kolektif, khususnya dalam penguatan pendidikan keluarga dan pemberdayaan perempuan.

Ia menekankan bahwa penyelesaian persoalan sosial tidak bisa dilakukan secara parsial. Diperlukan kolaborasi lintas sektor yang melibatkan pemerintah, organisasi kemasyarakatan, serta elemen lainnya agar program yang dijalankan lebih efektif, terukur, dan berkelanjutan.

“Fatayat NU memiliki posisi strategis dalam membangun kesadaran dan ketahanan keluarga. Kolaborasi lintas sektor menjadi sangat penting untuk menjawab berbagai tantangan di Kabupaten Jember,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia mengapresiasi kiprah Fatayat NU Kencong yang dinilai konsisten hadir di tengah masyarakat dan mampu mengambil peran sebagai mitra strategis pemerintah daerah. Dengan jaringan kader yang luas dan solid, Fatayat NU diharapkan dapat terus memperkuat kontribusinya dalam mendukung program prioritas daerah.

Ning Ghyta juga menyoroti besarnya potensi yang dimiliki Kabupaten Jember, mulai dari sumber daya alam, lembaga pendidikan, hingga jaringan pondok pesantren. Potensi tersebut, menurutnya, perlu dioptimalkan melalui sinergi yang kuat agar mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Ia optimistis, melalui penguatan keluarga dan peran perempuan, berbagai persoalan sosial di Jember dapat ditangani secara lebih komprehensif. Momentum ini sekaligus menjadi pengingat bahwa pembangunan tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga pada peningkatan kualitas sumber daya manusia yang berawal dari keluarga.

Baca Lainnya

Satkorcab Banser Kencong, PC LAZISNU, dan MWCNU Gumukmas Salurkan Bantuan Tahap II untuk Korban Kebakaran

20 Juni 2026 - 19:36 WIB

Resmikan Kantor GP Ansor Kencong, Gus Fawait Ajak Kader Ansor Jaga NKRI dan Budaya Menghormati Pemimpin

31 Mei 2026 - 20:15 WIB

Ansor Kencong Ukir Sejarah Baru: Kantor Permanen Siap Dukung Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat

31 Mei 2026 - 19:31 WIB

Peresmian Kantor Baru GP Ansor Kencong, Agus Nur Yasin Tegaskan Ansor Rumah Loyalitas dan Khidmah

31 Mei 2026 - 19:21 WIB

Muslimat NU Gandeng Korbid OKK Siapkan Kader Militan

17 Mei 2026 - 09:13 WIB

Trending di BANOM