Menu

Mode Gelap
RMI PCNU Kencong Kecam Keras Kasus Kekerasan Seksual di Pesantren Pati, Desak Tindakan Hukum Maksimal dan Perlindungan Korban Ning Ghyta Soroti Ketahanan Keluarga, Fatayat NU Kencong Jadi Mitra Strategis Atasi Persoalan Sosial Fatayat NU Kencong Resmi Dilantik, Siap Hadir dengan Program Berdampak Nyata Fatayat NU Kencong Dilantik di Pendopo, Perkuat Peran Perempuan untuk Jember Baru Jember Maju LazisNU PCNU Kencong Serahkan Donasi Bencana di Forum Rakor Koin NU Korwil 1 Jatim di Malang Sinergi LAZISNU se-Jawa Timur: LAZISNU Kencong Sumbang Rp1,8 Miliar Dana ZIS Ramadhan

WARTA

Peringati Harlah NU ke-102, KH. Khoirzad: Jadilah Abnaul Akhirat, Bukan Abnauddunya

badge-check


					Peringati Harlah NU ke-102, KH. Khoirzad: Jadilah Abnaul Akhirat, Bukan Abnauddunya Perbesar

 Download PDF

Gumukmas, PCNU Kencong

Dalam rangka memperingati Hari Lahir Nahdlatul Ulama (Harlah NU) ke-102, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kencong menggelar acara istighosah di Masjid Al-Asy’ari, Desa Purwoasri, Kecamatan Gumukmas, Selasa malam (15/1/25).

Dalam sambutannya, Kiai Zainil Ghulam, Ketua PCNU Kencong menyampaikan, bahwa menjadi pengurus NU itu harus diniatkan seperti masuk masjid.

“Menjadi pengurus itu seperti i’tikaf, niatnya tidak lain hanya untuk ibadah, jadi jangan ditambahi dengan niat lain,”ujar Pengasuh Pondok Pesantren Daarul Muqomah, Gumukmas, Jember tersebut.

Dengan diniatkan ibadah, lanjutnya, tidak ada lagi ada keinginan untuk mencari keuntungan pribadi, semuanya hanya untuk NU.

“Kita sebagai pengurus di semua tingkatan, baik di lembaga maupun Banom (Badan Otonom) sudah menyisihkan waktu tenaga, jangan sampai rugi karena salah niat,” terangnya.

Dalam kesempatan itu, Gus Ghulam juga menyampaikan, bahwa mengurus NU itu tidak seketika menjadi sempurna. Akan tetapi membutuhkan proses dan berbagi peran.

“Kita sebagai pengurus di semua tingkatan, memiliki tugas masing-masing, ibarat petani, tidak ujug-ujug padi menjadi beras, tetapi butuh proses dan peran banyak pihak,” ungkap alumni Pondok Paiton tersebut.

Dalam proses menjadi beras, katanya, ada yang berkotor-kotor dalam lumpur saat proses tanam, ada proses pemupukan, penanganan hama, sampai proses panen yang semua itu membutuhkan orang dengan profesi berbeda-beda.

“Artinya, mengurus NU pun juga seperti itu, ada pembagian tugas, ada yang menangani persoalan dengan profesionalitas masing-masing, dan tidak bertumpu pada seaeorang saja,” tegasnya.

Oleh karena itu, lanjutnya dibutuhkan kesabaran dan kerjasama antar pengurus, lembaga dan Banom untuk menjadikan NU menjadi lebih baik.

Hadir pula Wakil Rais Syuriah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Timur (PWNU Jatim) KH. Ahmad Khoirzad Maddah. Dalam sambutannya beliau menjelaskan bahwa Allah itu menciptakan manusia sebagai makhluk yang mulia.

“Dari seluruh makhluk Allah yang paling mulia adalah manusia yang diberi akal. Karena itulah manusia diciptakan Allah sebagai khalifatullah di bumi,” ungkap alumni Pesantren Maslakul Huda Kajen tersebut.

Lanjut Gus Yak, sapaan akrabnya, hal itu untuk mempertegas bahwa diri kita di dunia ini mengemban amanah Allah dan untuk menentukan apakah kita menjadi seseorang yang mengabdi kepada Allah atau tertipu oleh dunia yg kita tempati. “Kita harus mengupayakan menjadi abnaul akhirat (anak akhirat)  bukan abnauddunya (anak dunia),” imbuhnya.

Gus Yak mengibaratkan dengan dua orang; 1). Tamu yang datang lalu memberi uang kepada kita; dan 2.) Orang tiba-tiba datang meminta bantuan dengan meminta uang kita. Kita lebih suka pilih mana. Jika menyukai orang pertama, maka termasuk abnauddunya, dan jika tidak menyukai orang kedua, maka termasuk abnaul akhirat.

Dalam acara bertema “Bekerja Bersama Umat untuk Indonesia Maslahat” ini dihadiri ratusan jamaah yang terdiri dari perwakilan Pengurus Ranting (PR), Majelis Wakil Cabang (MWC), Pengurus Cabang (PC), Lembaga, Badan Otonom (Banom) Se-PCNU Kencong serta warga NU setempat.

Baca Lainnya

Sinergi LAZISNU se-Jawa Timur: LAZISNU Kencong Sumbang Rp1,8 Miliar Dana ZIS Ramadhan

23 April 2026 - 12:24 WIB

PCNU Kencong Sambut Halal Bihalal PCNU Jember sebagai Momentum Pererat Ukhuwah Nahdliyin

20 April 2026 - 13:24 WIB

FASILITATOR FATAYAT NU JAWA TIMUR PERKUAT KADERISASI MELALUI KEGIATAN REFRESHMENT DI SURABAYA

12 April 2026 - 09:45 WIB

Pererat Ukhuwah, Cicit Syaikhona Kholil Safari ke RMI PCNU Kencong Gagas Wadah Pemersatu Alumni Pesantren Nusantara

11 April 2026 - 22:04 WIB

Dari Kencong ke Tuban, PCNU Kencong Hadiri Muskerwil PWNU Jatim 2026

11 April 2026 - 14:52 WIB

Trending di WARTA