Menu

Mode Gelap
PC GP Ansor Kencong Perkuat Toleransi Beragama melalui Launching Kampung Moderasi Beragama Harlah ke-97, 107 Lembaga LP Ma’arif NU Kencong Gelar Upacara Serentak Menjaga Tradisi Menguatkan Presisi, Bimtek Ilmu Falak Resmi Dibuka di STAI Raden Abdullah Yaqin PKC PMII Jatim Kecam Juragan Sound Horeg yang Sebut KH Ma’ruf Khozin “Goblok” di Siaran TV One Geram Pengusaha Sound Horeg Hina MUI, Wakil Ketua MA IPNU Kencong: Harus Diproses Hukum Banser Kencong Kecewa Pernyataan Pengusaha Sound Horeg, Minta Proses Hukum Dijalankan

WARTA

Peringati Harlah NU ke-102, KH. Khoirzad: Jadilah Abnaul Akhirat, Bukan Abnauddunya

badge-check


					Peringati Harlah NU ke-102, KH. Khoirzad: Jadilah Abnaul Akhirat, Bukan Abnauddunya Perbesar

 Download PDF

Gumukmas, PCNU Kencong

Dalam rangka memperingati Hari Lahir Nahdlatul Ulama (Harlah NU) ke-102, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kencong menggelar acara istighosah di Masjid Al-Asy’ari, Desa Purwoasri, Kecamatan Gumukmas, Selasa malam (15/1/25).

Dalam sambutannya, Kiai Zainil Ghulam, Ketua PCNU Kencong menyampaikan, bahwa menjadi pengurus NU itu harus diniatkan seperti masuk masjid.

“Menjadi pengurus itu seperti i’tikaf, niatnya tidak lain hanya untuk ibadah, jadi jangan ditambahi dengan niat lain,”ujar Pengasuh Pondok Pesantren Daarul Muqomah, Gumukmas, Jember tersebut.

Dengan diniatkan ibadah, lanjutnya, tidak ada lagi ada keinginan untuk mencari keuntungan pribadi, semuanya hanya untuk NU.

“Kita sebagai pengurus di semua tingkatan, baik di lembaga maupun Banom (Badan Otonom) sudah menyisihkan waktu tenaga, jangan sampai rugi karena salah niat,” terangnya.

Dalam kesempatan itu, Gus Ghulam juga menyampaikan, bahwa mengurus NU itu tidak seketika menjadi sempurna. Akan tetapi membutuhkan proses dan berbagi peran.

“Kita sebagai pengurus di semua tingkatan, memiliki tugas masing-masing, ibarat petani, tidak ujug-ujug padi menjadi beras, tetapi butuh proses dan peran banyak pihak,” ungkap alumni Pondok Paiton tersebut.

Dalam proses menjadi beras, katanya, ada yang berkotor-kotor dalam lumpur saat proses tanam, ada proses pemupukan, penanganan hama, sampai proses panen yang semua itu membutuhkan orang dengan profesi berbeda-beda.

“Artinya, mengurus NU pun juga seperti itu, ada pembagian tugas, ada yang menangani persoalan dengan profesionalitas masing-masing, dan tidak bertumpu pada seaeorang saja,” tegasnya.

Oleh karena itu, lanjutnya dibutuhkan kesabaran dan kerjasama antar pengurus, lembaga dan Banom untuk menjadikan NU menjadi lebih baik.

Hadir pula Wakil Rais Syuriah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Timur (PWNU Jatim) KH. Ahmad Khoirzad Maddah. Dalam sambutannya beliau menjelaskan bahwa Allah itu menciptakan manusia sebagai makhluk yang mulia.

“Dari seluruh makhluk Allah yang paling mulia adalah manusia yang diberi akal. Karena itulah manusia diciptakan Allah sebagai khalifatullah di bumi,” ungkap alumni Pesantren Maslakul Huda Kajen tersebut.

Lanjut Gus Yak, sapaan akrabnya, hal itu untuk mempertegas bahwa diri kita di dunia ini mengemban amanah Allah dan untuk menentukan apakah kita menjadi seseorang yang mengabdi kepada Allah atau tertipu oleh dunia yg kita tempati. “Kita harus mengupayakan menjadi abnaul akhirat (anak akhirat)  bukan abnauddunya (anak dunia),” imbuhnya.

Gus Yak mengibaratkan dengan dua orang; 1). Tamu yang datang lalu memberi uang kepada kita; dan 2.) Orang tiba-tiba datang meminta bantuan dengan meminta uang kita. Kita lebih suka pilih mana. Jika menyukai orang pertama, maka termasuk abnauddunya, dan jika tidak menyukai orang kedua, maka termasuk abnaul akhirat.

Dalam acara bertema “Bekerja Bersama Umat untuk Indonesia Maslahat” ini dihadiri ratusan jamaah yang terdiri dari perwakilan Pengurus Ranting (PR), Majelis Wakil Cabang (MWC), Pengurus Cabang (PC), Lembaga, Badan Otonom (Banom) Se-PCNU Kencong serta warga NU setempat.

Baca Lainnya

Menjaga Tradisi Menguatkan Presisi, Bimtek Ilmu Falak Resmi Dibuka di STAI Raden Abdullah Yaqin

11 September 2026 - 18:34 WIB

Geram Pengusaha Sound Horeg Hina MUI, Wakil Ketua MA IPNU Kencong: Harus Diproses Hukum

11 September 2026 - 09:36 WIB

Hari Ini Delegasi PCNU Kencong Berangkat ke Tambakberas, Siap Meriahkan Muktamar Gembira

26 Agustus 2026 - 06:57 WIB

Sinergi LDNU, RMINU, dan IASS Jember Perkuat Pemahaman Hukum Waris Islam

19 Agustus 2026 - 08:06 WIB

Rois Syuriah NU Kepanjen Dorong Seluruh Pesantren IPNU-IPPNU-kan Santri

13 Agustus 2026 - 06:46 WIB

Trending di WARTA