Menu ✖

Mode Gelap
PC LAZISNU Kencong Hadir & Serahkan Donasi di Pelepasan Bantuan LAZISNU se-Jatim untuk Penyintas Gempa Flores Pengurus Wilayah LAZISNU Jawa Timur Gelar Turba dan Sosialisasi Intensifikasi Gerakan Koin NU di PCNU Kencong Ribuan Kader NU se-Cabang Kencong Gelar Apel dan Mujahadah Kubro di Pesisir Pantai Paseban Hampir 2.000 Guru dan Tenaga Kependidikan Ma’arif NU Kencong Hadiri Apel Kader NU dan Mujahadah Kubro di Pantai Paseban Kongres IPNU XXI dan Para Calon: Adu Kekuatan atau Adu Gagasan? Apel Kader dan Mujahadah Kubro Siap Digelar, PCNU Kencong Rilis Imbauan Resmi Terkait Kelengkapan Peserta dan Aksi Kurangi Sampah Plastik

BANOM

Perkuat Kompetensi Kader, PAC Fatayat Puger Adakan Pelatihan Dirijen di MIMA Miftahul Huda

badge-check


					Perkuat Kompetensi Kader, PAC Fatayat Puger Adakan Pelatihan Dirijen di MIMA Miftahul Huda Perbesar

 Download PDF

Minggu, 23 November, Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat NU Puger kembali menggelar pertemuan rutin bulanan yang kali ini dikemas berbeda dari kegiatan sebelumnya. Bertempat di MIMA Miftahul Huda Mlokorejo, seluruh pengurus PAC maupun ranting se-PAC Puger hadir memadati aula untuk mengikuti Pelatihan Dirijen, sebuah program peningkatan kapasitas yang digagas guna memperkuat kompetensi para kader Fatayat dalam bidang kepemimpinan musik, khususnya pada kegiatan-kegiatan keorganisasian yang membutuhkan pemandu lagu.

Kegiatan yang berlangsung penuh antusias tersebut menghadirkan narasumber Bu Sunarsi Khoris, anggota DPRD Kabupaten Jember dari Fraksi PKB sekaligus praktisi yang telah berpengalaman dalam kepemimpinan lagu dan vokal. Dalam pemaparannya, Bu Khoris menjelaskan bahwa menjadi seorang dirijen yang baik tidak cukup hanya dengan bisa menggerakkan tangan, melainkan memerlukan pemahaman mendalam mengenai beberapa unsur penting, yaitu tempo, birama, dan ekspresi.

Menurutnya, tempo merupakan ukuran cepat atau lambatnya sebuah lagu, sehingga dirijen harus mampu mengatur stabilitas tempo agar penyanyi tidak keluar dari ritme. Sementara birama menjadi pondasi gerakan tangan seorang dirijen. Bu Khoris juga menjelaskan bahwa birama memiliki banyak variasi seperti 2/4, 3/4, 4/4, 6/8, dan lainnya. Namun untuk pemula, birama 4/4 merupakan pola yang paling mudah dipahami karena gerakannya sederhana dan banyak digunakan dalam berbagai jenis lagu.

Selain tempo dan birama, Bu Khoris menekankan pentingnya ekspresi dalam memimpin lagu. Ekspresi ini meliputi sikap berdiri yang tegap, mimik wajah yang sesuai dengan nuansa lagu, serta gerakan tangan yang bukan sekadar isyarat, melainkan media komunikasi antara dirijen dengan penyanyi. Melalui ekspresi yang tepat, seorang dirijen bisa menyampaikan dinamika, karakter musik, hingga semangat lagu kepada seluruh peserta paduan suara.

“Dirijen bukan hanya berdiri di depan dan mengayun tangan. Ia adalah pemimpin musik. Setiap gerakan adalah bahasa,” ujar Bu Khoris di hadapan peserta.

Kegiatan berjalan interaktif dengan sesi praktik langsung. Para peserta terlihat antusias mencoba teknik dasar gerakan birama, mengatur tempo, hingga melatih ekspresi. Mereka bergantian maju untuk mempraktikkan materi yang telah diajarkan, mendapatkan koreksi, dan menerima arahan langsung dari narasumber.

Ketua PAC Fatayat NU Puger, Sahabat Halimatus Sakdiyah, menyampaikan bahwa pelatihan ini sengaja digelar untuk menambah kapasitas kader Fatayat, terutama dalam bidang kesenian yang sering menjadi elemen penting dalam berbagai agenda organisasi. “Fatayat NU bukan hanya bergerak di bidang sosial dan keagamaan, tetapi juga harus mampu tampil profesional dalam setiap detail kegiatan, salah satunya dalam kepemimpinan lagu. Dengan pelatihan dirijen ini, kami berharap setiap ranting memiliki kader yang siap memimpin dengan baik,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan seperti ini akan terus dikembangkan sebagai bentuk komitmen PAC Fatayat NU Puger untuk menciptakan ruang pembelajaran yang bermanfaat, inovatif, dan aplikatif bagi kader.

Acara ditutup dengan sesi foto bersama dan penyerahan apresiasi kepada narasumber. Pelatihan dirijen kali ini tidak hanya menambah wawasan baru, tetapi juga mempererat silaturahmi antaranggota se-PAC Puger. Melalui kegiatan yang penuh semangat ini, Fatayat NU Puger berharap para kader mampu membawa energi positif dan kompetensi baru untuk memajukan organisasi.

Baca Lainnya

Banser Cabang Kencong Siapkan 600 Personel untuk Pengamanan Apel dan Mujahadah Kubro di Pantai Paseban

29 Oktober 2026 - 13:27 WIB

Gebyar Mewarnai Ibu dan Anak NU Kencong Banjir Hadiah, Dukungan Sponsor Meriahkan Hari Santri 2026

28 Oktober 2026 - 14:49 WIB

Semarak Hari Santri Nasional 2026, Gebyar Mewarnai Ibu dan Anak NU Kencong Diikuti Ribuan Peserta

28 Oktober 2026 - 14:40 WIB

Mohammad Erfan Agustian Nyatakan Siap Maju sebagai Calon Ketua IKA PMII Jember, Sosok Pengusaha dan Aktivis Sosial

27 Oktober 2026 - 12:06 WIB

Jelang Kongres IPNU XXI, Ketua PC IPNU Kencong Dorong Pengembalian Usia IPNU Menjadi 27 Tahun

26 Oktober 2026 - 19:21 WIB

Trending di BANOM