Menu ✖

Mode Gelap
Mohammad Erfan Agustian Nyatakan Siap Maju sebagai Calon Ketua IKA PMII Jember, Sosok Pengusaha dan Aktivis Sosial Semarak HSN dan Hari Pahlawan SDS NU Padomasan: 800 Peserta Ikuti Cosplay Pahlawan hingga Bersholawat Jelang Kongres IPNU XXI, Ketua PC IPNU Kencong Dorong Pengembalian Usia IPNU Menjadi 27 Tahun MI Miftahul Ulum 1 Mayangan, sebagai alarm untuk masyarakat sekitar  Semarak Hari Santri Nasional 2026, MWCNU Umbulsari Gelar Gerak Jalan Bersarung, Diikuti 135 Regu Setinggi Apa Pun Jabatanmu, Kau Tidak Lebih dari Seorang Pelayan

JOMBANG

Semarak HSN dan Hari Pahlawan SDS NU Padomasan: 800 Peserta Ikuti Cosplay Pahlawan hingga Bersholawat

badge-check


					Semarak HSN dan Hari Pahlawan SDS NU Padomasan: 800 Peserta Ikuti Cosplay Pahlawan hingga Bersholawat Perbesar

 Download PDF

JOMBANG_ Semangat Hari Santri Nasional (HSN) dan Hari Pahlawan di SDS NU Padomasan digelar sepekan penuh, (20-26/10/26). Selama itu SD di bawah Yayasan Pendidikan Ahlussunah wal Jamaah (YASPIAS) tersebut menggelar rangkaian peringatan yang melibatkan sekitar 800 peserta dari seluruh siswanya. Hal tersebut disampaikan Isna Nuro Hasbiyah seksi Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) sekolah.

Isna menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan diawali pada Senin (20/10/26), dengan launching Foto Cosplay Pahlawan. Pada tahap ini siswa tampil kreatif menirukan sosok pahlawan nasional yang mereka idolakan.

“Siswa berdandan seperti pahlawan, menggunakan aksesoris lengkap kemudian difoto. Nah, kemudian fotonya disandingkan dengan foto pahlawan pilihan mereka, dan hasilnya dikirimkan kepada panitia dalam bentuk file ” jelasnya.

Juara satu lomba cosplay pahlawan, karya Aisyah Nur Rohmah, siswa kelas satu SDS NU Padomasan.

Selanjutnya dewan juri memberikan penilaian, dan hasilnya diumumkan pada malam puncak.

“Alhamdulillah, acara berlangsung lancar, ramai, dan penuh antusias. Anak-anak semua ceria ketika fotonya masing-masing ditampilkan. Ditambah tausiyah dari kiai yang sangat memahami psikologi anak, suasana jadi semakin hidup,” tambah Isna, yang juga menjabat guru Pendidikan Agama Islam (PAI) tersebut.

Tak hanya guru, kesan mendalam juga dirasakan peserta didik, salah satunya Aisyah Nur Rahmah, siswa kelas satu yang menjadi juara satu lomba tersebut, ia mengaku bahagia bisa ikut serta.

“Saya merasa senang dengan acara ini karena saya bisa mengenal pahlawan Indonesia, foto saya mirip pahlawan, bisa buat kenang-kenangan kalau saya sudah dewasa,” ungkapnya dengan raut wajah gembira.

Apresiasi datang dari dewan juri, Alex Umboro. Juri yang berprofesi sebagai perupa ini menilai bahwa kegiatan tersebut sebagai upaya merawat ingatan kolektif bangsa. Menurutnya, anak-anak akan mengenal dan menghafal profil pahlawan yang mereka tiru, lebih cepat dan kental dibanding mendapatkan ceramah saat materi pelajaran.

Selain itu, momentum ini juga sebagai upaya melestarikan tokoh pahlawan dengan cara yang berbeda.

“Acaranya seru karena bisa melestarikan tokoh pahlawan dan tidak melupakan leluhur yang telah memperjuangkan negara ini dengan segenap jiwa dan raga,” kata Alex.

Yang tidak kalah menarik, pada hari Rabu (22/10/26), juga diadakan kirab santri, seluruh siswa berjalan keliling desa, berpakaian santri, membawa atribut dan menggemakan sholawat bersama.

Sementara puncak acara digelar pada Ahad (26/10/36), acara yang bertajuk Malam Puncak HSN dan Hari Pahlawan tersebut diisi dengan kegiatan sholawat dan pengajian akbar.

Dalam acara ini, diumumkan pula para pemenang lomba cosplay pahlawan.

Kegiatan yang digelar di halaman sekolah tersebut dihadiri  penceramah  Dr. H. Rijal Mumazziq, da’i serba bisa yang juga dikenal dekat dan menjiwai dunia anak-anak.

Kepala SDS NU Padomasan, Dr. Baits Sulton menjelaskan, kegiatan ini digelar dengan tiga tujuan utama.

“Pertama, memperingati Hari Santri Nasional dan Hari Pahlawan. Kedua, mengenalkan dan meneladani pahlawan yang diidolakan anak-anak. Ketiga, sebagai ikhtiar bersama untuk bersholawat dan ngaji bareng,” tutur Sang Doktor lulusan UIN KHAS Jember itu.

Baits menyampaikan, sekolahnya menggelar cosplay pahlawan karena dirasa unik. Pasalnya, anak-anak tidak hanya mengenal nama, tetapi juga menjiwai perjuangan dengan menjadi mirip dengan pahlawan pilihannya.

Sebagai pimpinan, Baits menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat dalam suksesi acara. Menurutnya kegiatan itu berjalan cukup bagus, meskipun masih ada kekurangan. “Secara umum sudah bagus. Hanya saja  tempat kegiatan kurang luas, sehingga pengunjung nampak berjubel,” ungkapnya.

Baits berharap tahun depan bisa digelar lebih meriah dan ditempatkan di kampus dua, tempatnya lebih luas menampung lebih banyak pengunjung.

“Saya juga berharap, melalui momentum HSN dan hari pahlawan ini, bisa tumbuh generasi santri yang cinta tanah air, cinta ulama, dan siap melanjutkan perjuangan para pahlawan,” pungkasnya.

Kemeriahan acara turut didukung oleh beberapa pihak, diantaranya Donal Audio dan Lighting sebagai penyedia sound system,  SRA Studio Wuluhan Jember sebagai penyedia live streaming dan record gambar, serta Bunda Sarti Decoration penyedia dekorasi acara. (*)

Baca Lainnya

Jelang Kongres IPNU XXI, Ketua PC IPNU Kencong Dorong Pengembalian Usia IPNU Menjadi 27 Tahun

26 Oktober 2026 - 19:21 WIB

PCNU Kencong Gelar Rangkaian Kegiatan Hari Santri Nasional 2026 Selama Sebulan Penuh, Ini Jadwalnya.

18 Oktober 2026 - 07:00 WIB

Semarakkan Hari Santri 2026, PCNU Kencong Ajak Warganet Pasang Twibbon

15 Oktober 2026 - 10:44 WIB

Peringati HSN 2026, PCNU Kencong Terbitkan Pedoman Pelaksanaan Apel Upacara Serentak

14 Oktober 2026 - 07:17 WIB

Rekapitulasi Kurban Warga NU Kencong 1446 H: Terkumpul 1.937 Kambing dan 145 Sapi, 65.698 Warga Terima Manfaat

11 Juni 2026 - 00:13 WIB

Trending di LAZISNU