Menu

Mode Gelap
Bincang Lesbumi Kencong x Lesbumi Jatim, Gus Riadi Ngasiran: Lesbumi Harus Jadi Medium Pencerahan Spiritual dan Intelektual di Era Digital Download Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1447 H/2026 M Pengurus Lesbumi PCNU Kencong Hadiri Pameran Lukisan Nasional Sambut Seabad NU Peringati 100 Tahun NU, PCNU Kencong Launching Ngaji Qanun Asasi NU Persiapan Ramadhan LDNU Cabang Kencong: Fokus Kreativitas Dakwah melalui Mimbar, Sosmed, dan Kegiatan Lokal Santri Pesantren di PCNU Kencong Diajak Ikuti Program TV Nasional “Cahaya Muda Indonesia”

WARTA

Pengurus Lesbumi PCNU Kencong Hadiri Pameran Lukisan Nasional Sambut Seabad NU

badge-check


					Pengurus Lesbumi PCNU Kencong Hadiri Pameran Lukisan Nasional Sambut Seabad NU Perbesar

 Download PDF

SURABAYA — Dalam rangka menyambut Satu Abad Nahdlatul Ulama, Lembaga Seni Budaya Muslimin Indonesia (Lesbumi) PWNU Jawa Timur menggelar Pameran Lukisan Nasional bertajuk Mangsa Kalasubo. Kegiatan ini berlangsung di Galeri Dewan Kesenian Surabaya (DKS), Kompleks Balai Pemuda Surabaya, sejak 20 Januari hingga 8 Februari 2026.

Pameran tersebut dibuka secara resmi pada Jumat (30/1/2026) malam dan menjadi bagian dari rangkaian ikhtiar kultural NU dalam memperingati perjalanan satu abad organisasi keagamaan terbesar di Indonesia itu. Sejumlah tokoh dan perupa nasional turut ambil bagian, di antaranya KH Ahmad Mustofa Bisri (Gus Mus), Acep Zamzam Noor, dan Nasirun.

Sekretaris Lesbumi PWNU Jawa Timur, Nabila Dewi Gayatri, menjelaskan bahwa tema Mangsa Kalasubo diambil dari khazanah kearifan lokal Jawa yang menggambarkan datangnya masa keadilan dan kemakmuran setelah melalui periode krisis atau kalabendu. Tema tersebut dipilih sebagai simbol harapan akan masa depan yang lebih baik, baik bagi NU maupun bagi Indonesia secara luas.

Menurut Nabila, Indonesia memiliki kekayaan seni budaya yang sangat besar dan beragam. Seni rupa, sastra, teater, maupun seni pertunjukan menjadi medium refleksi sosial yang relevan untuk membaca dinamika zaman sekaligus merawat optimisme kolektif di tengah tantangan kebangsaan.

Dalam konteks tersebut, ia juga menyinggung ramalan Prabu Jayabaya dari Kediri yang kerap dijadikan rujukan kultural dalam memaknai perubahan zaman. Pasca masa kekacauan, masyarakat diharapkan memasuki era kalasubo, yakni fase perbaikan, keadilan, dan kesejahteraan.

Pameran ini turut dihadiri oleh jajaran Pengurus Lesbumi PCNU Kencong. Hadir secara langsung Sayyid Abdulloh selaku Ketua Lesbumi PCNU Kencong, bersama sejumlah anggota. Kehadiran tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap gerakan seni dan budaya NU di tingkat wilayah sekaligus memperkuat jejaring kultural antarstruktur NU.

Sayyid Abdulloh menyampaikan bahwa kegiatan seni seperti pameran lukisan memiliki peran strategis dalam dakwah kultural NU. Melalui seni, nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan kemanusiaan dapat disampaikan secara lebih inklusif dan menyentuh berbagai lapisan masyarakat.

Ia berharap pameran Mangsa Kalasubo tidak hanya menjadi ruang ekspresi para seniman, tetapi juga menjadi sarana refleksi bersama untuk terus menumbuhkan harapan dan semangat perbaikan sosial menuju masa depan Indonesia yang lebih adil dan bermartabat.

Baca Lainnya

Bincang Lesbumi Kencong x Lesbumi Jatim, Gus Riadi Ngasiran: Lesbumi Harus Jadi Medium Pencerahan Spiritual dan Intelektual di Era Digital

4 Februari 2026 - 20:50 WIB

Download Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1447 H/2026 M

3 Februari 2026 - 12:21 WIB

Peringati 100 Tahun NU, PCNU Kencong Launching Ngaji Qanun Asasi NU

2 Februari 2026 - 23:13 WIB

Persiapan Ramadhan LDNU Cabang Kencong: Fokus Kreativitas Dakwah melalui Mimbar, Sosmed, dan Kegiatan Lokal

25 Januari 2026 - 14:29 WIB

Santri Pesantren di PCNU Kencong Diajak Ikuti Program TV Nasional “Cahaya Muda Indonesia”

16 Januari 2026 - 17:15 WIB

Trending di WARTA