Menu

Mode Gelap
Khutbah Jumat: Berpisah dengan Ramadhan Banser PAC Gumukmas Amankan Sholat Idul Fitri Warga Muhammadiyah, Wujud Toleransi dan Sinergi Banser Kencong Dirikan Tiga Posko Mudik, Sediakan Fasilitas Bekam untuk Pemudik Ketinggian 2 Derajat, Hilal Gagal Terpantau di Pantai Puger Gelar Silaturahmi dan Sahur Bersama Ulama, Bupati Jember Paparkan Program Pesantren Hingga Proyek “Payung Madinah” Safari Ramadan LDNU di Gumukmas Gaungkan Keutamaan Lailatulqadar pada Asyrul Awakhir

PUGER

LTNNU Gelar Pelatihan Jurnalistik “Kala Cipta Pustaka Ilmu” di PP. Bustanul Ulum Mlokorejo

badge-check


					LTNNU Gelar Pelatihan Jurnalistik “Kala Cipta Pustaka Ilmu” di PP. Bustanul Ulum Mlokorejo Perbesar

 Download PDF

Lembaga Ta’lif wan Nasyr Nahdlatul Ulama (LTNNU) menggelar kegiatan bertajuk Kala Cipta Pustaka Ilmu, berupa pelatihan jurnalistik dan publikasi jurnal ilmiah, Rabu (29/10/2025) di Auditorium lantai dua Pondok Pesantren Bustanul Ulum (PPBU) Mlokorejo, mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai.

Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua LPTNU, Muhyiddin, S.Hum., M.Pd., yang juga Rektor STAI Raden Abdullah Yaqin (STAIRAYA), serta Ketua LTNNU, Taufik Efendi, dan beberapa anggotanya. Acara diikuti oleh perwakilan PCNU Kencong, Korbid III Bapak Arifunnajih, Muslimat, Fatayat, IPPNU, serta puluhan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di wilayah Kencong.

Pelatihan menghadirkan dua narasumber, yakni Mahrus Sholih selaku Pemimpin Redaksi Suara Indonesia dan Moh. Ferdi Hasan, M.Pd., dosen Universitas Al-Falah As-Sunniyyah Kencong. Kedua narasumber membagikan pengalaman praktis terkait penulisan berita, manajemen redaksi, dan teknik publikasi karya ilmiah.

Dalam sambutannya, pengasuh PP. Bustanul Ulum, KH. M. Syamsul Arifin, menegaskan pentingnya ilmu yang bermanfaat. “Arti ilmu bermanfaat ada tiga: taklim, fatwa, dan membuat karangan atau karya. Setiap zaman perlu pembaruan karena yang memahami zaman sekarang adalah mereka yang hidup di dalamnya,” ujarnya.

Ketua LTNNU, Taufik Efendi, turut mengingatkan semangat literasi ulama terdahulu. “Saya teringat Mbah Wahab yang rela menjual aset tanah demi membangun percetakan. Tulis-menulis adalah ciri khas ulama Nusantara yang patut kita teladani,” tuturnya.

Kiai Arifunnajih berharap pelatihan ini melahirkan generasi muda yang mumpuni di bidang jurnalistik. Sementara Muhyiddin menutup kegiatan dengan pesan inspiratif: “HSN adalah momentum luar biasa. Percayalah, anak muda, pesantren telah melahirkan bangsa beradab selama bertahun-tahun.”

Kegiatan berlangsung interaktif, penuh semangat, dan menjadi langkah nyata NU dalam mencetak generasi penulis dan peneliti berkarakter santri.

Baca Lainnya

Khutbah Jumat: Berpisah dengan Ramadhan

20 Maret 2026 - 12:24 WIB

Ketinggian 2 Derajat, Hilal Gagal Terpantau di Pantai Puger

19 Maret 2026 - 18:47 WIB

Gelar Silaturahmi dan Sahur Bersama Ulama, Bupati Jember Paparkan Program Pesantren Hingga Proyek “Payung Madinah”

16 Maret 2026 - 20:42 WIB

Safari Ramadan LDNU di Gumukmas Gaungkan Keutamaan Lailatulqadar pada Asyrul Awakhir

15 Maret 2026 - 18:07 WIB

Safari Ramadhan LDNU Cabang Kencong Sukses Digelar di Masjid Al-Ibrahimiyah Krebet Gumukmas

7 Maret 2026 - 07:41 WIB

Trending di GUMUKMAS