إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَسَيّئَاتِ أَعْمَالِنَا مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ
وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاّ اللهُ وَأَشْهَدُ أَنّ مُحَمّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ
اَللَّهُمّ صَلّ وَسَلّمْ عَلى مُحَمّدٍ وَعَلى آلِهِ وِأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدّيْن
قَالَ الله تَعَالَى: يَاأَيّهَا الّذَيْنَ آمَنُوْا اتّقُوا اللهَ حَقّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنّ إِلاّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلًا سَدِيدًا يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا
Hadirin jama’ah Jum’at Masjid Akbar Daarul Muttaqiin yang mudah-mudahan dirahmati Allah.
Mari kita tingkatkan taqwa kita kepada Allah swt.
Hadirin yang saya hormati.
Puncak kebahagiaan seorang mu’min adalah dzikir kepada Allah swt. Hati yang selalu ingat Allah dimanapun dia berada dan bagaimanapun kondisinya, akan membuatnya tenang dan bahagia karena ia tahu Allah telah bersamanya.
Ketika dalam keadaan kaya, maka hartanya digunakan untuk zakat sedekah dan membantu sesama. Kalaupun ditakdirkan tidak punya apa-apa, dia tidak gelisah, bahkan menganggap akan ringan hisabnya.
Ketika dia sehat, maka badannya diajak bekerja mencari nafkah dan ibadah badaniyah. Kalaupun dia sakit, maka hatinya juga tenang karena bersyukur dosanya terhapus dengan sendirinya.
Ketika dia sibuk dengan pekerjaan, maka masih memprioritaskan cintanya untuk Tuhan dengan shalat 5 kali dalam sehari semalam. Kalaupun dia pengangguran, maka kekosongan ia jadikan waktu silaturahim ke teman-teman untuk menjalin hubungan kekerabatan dan menjauhi kemaksiatan.
Sehingga, dalam hidupnya hanya dihabiskan untuk hidup bahagia bersama Allah swt. Kalaupun dia diberi umur panjang, maka perilakunya akan terus sama yaitu menyaksikan kebesaran Allah di dunia.
Maka bulan Rajab Sya’ban dan Ramadhan adalah bulan yang dinantinantikan dan dirindukan oleh seorang mu’min, karena dzikirnya semakin berarti dan hidupnya semakin bermakna di bulan-bulan yang mulia.
Syeh Yahya bin Mu’adz mengatakan bahwa kata sya’ban terdiri dari 5 huruf.
– Syin berarti الشرف والشفاعة yaitu kemuliaan dan pertolongan
– ‘ain berarti العزة والكرامة yaitu pangkat dan kehormatan
– Ba’ berarti البر yaitu kebaikan
– Alif berarti الألفة yaitu kasih sayang
– Nun berarti النور yaitu cahaya
Oleh karenanya Rojab untuk menyucikan badan, شعبان untuk menyucikan hati, dan Ramadhan untuk menyucikan ruh.
Bulan Rajab untuk beristighfar atas dosa-dosa yang dilakukan. Bulan Sya’ban menata hati yang gersang karena kelalaian. Dan bulan Ramadhan, bertemu Lailatul Qadar, malam yang penuh rahmat Allah sebanding dengan seribu bulan.
Detik-detik akhir Sya’ban ini, mari kita berdo’a kepada Allah :
اللهم بارك لنا فى رجب وشعبان وبلغنا رمضان
Ya Allah, Berkahilah hidup kami dan keluarga, di bulan Rajab dan sya’ban. Dan berikanlah kami kesempatan dan kesehatan untuk bertemu dan beribadah dengan tenang dan mapan di bulan suci ramadhan. Amin.
وقل رب اغفر وارحم وانت خير الراحمين
Khutbah II
اَلْحَمْدُ لِلّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَتُوْبُ اِلَيْهِ وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ اَنْفُسِنَا وَسَيِّئَاتِ اَعْمَالِنَا مَنْ يَهْدِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ
اَشْهَدُ اَنْ لاَ اِلهَ اِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَاَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ
وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِهِ وَاَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُ اِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ اَمَّا بَعْدُ
فيا ايها الناس. اتقوا الله حق تقاته ولا تموتن الا وانتم مسلمون
وقال الله تعالى يا أيها الذين آمنوا صلوا عليه وسلموا تسليما
اللهم صل على سيدنا محمد وعلى اله وصحبه اجمعين
اَللّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ, وَالْمُؤْ مِنِيْنَ وَالْمُؤْ مِنَاتِ, اَلْاَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْاَمْوَاتِ, اِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدَّعَوَاتِ, يَا قَاضِىَ الْحَاجَاتِ, وَيَا كَافِىَ الْمُهِمَّاتِ
اَللّهُمَّ اَرِنَا الْحَقَّ حَقًّا وَارْزُ قْنَا اتِّبَاعَةَ, وَاَرِنَا الْبَاطِلَ بَاطِلاً وَارْزُقْناَ اجْتِنَابَهُ
رَبَّنَا اتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى الْاَخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
اِنَّ اللهَ يَاْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْاِحْسَانِ, اِيْتَاءِ ذِى الْقُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْىِ, يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ
وَالْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ
































