Menu

Mode Gelap
Khutbah Jumat: Berpisah dengan Ramadhan Banser PAC Gumukmas Amankan Sholat Idul Fitri Warga Muhammadiyah, Wujud Toleransi dan Sinergi Banser Kencong Dirikan Tiga Posko Mudik, Sediakan Fasilitas Bekam untuk Pemudik Ketinggian 2 Derajat, Hilal Gagal Terpantau di Pantai Puger Gelar Silaturahmi dan Sahur Bersama Ulama, Bupati Jember Paparkan Program Pesantren Hingga Proyek “Payung Madinah” Safari Ramadan LDNU di Gumukmas Gaungkan Keutamaan Lailatulqadar pada Asyrul Awakhir

WARTA

Bincang Lesbumi Kencong x Lesbumi Jatim, Gus Riadi Ngasiran: Lesbumi Harus Jadi Medium Pencerahan Spiritual dan Intelektual di Era Digital

badge-check


					Bincang Lesbumi Kencong x Lesbumi Jatim, Gus Riadi Ngasiran: Lesbumi Harus Jadi Medium Pencerahan Spiritual dan Intelektual di Era Digital Perbesar

 Download PDF

KENCONG, Jember – Ketua Lembaga Seni Budaya Muslimin Indonesia (Lesbumi) PWNU Jawa Timur, Gus Riadi Ngasiran, menekankan pentingnya transformasi strategi dakwah kebudayaan bagi para nahdliyin di era modern. Hal ini disampaikannya dalam sesi podcast eksklusif bersama Lesbumi PCNU Kencong baru-baru ini.

​Gus Riadi mengungkapkan bahwa sesuai hasil Rapat Kerja (Raker) Lesbumi Jatim, kini terdapat orientasi baru yakni memprioritaskan konten kreatif yang menyasar Generasi Z. “Kita harus menjawab tantangan zaman. Aktivitas konvensional dikurangi untuk beralih ke produksi konten kreatif digital yang cepat diterima anak muda,” ujarnya.

​Dalam bincang tersebut, Gus Riadi juga memberikan motivasi kepada pengurus Lesbumi di tingkat cabang untuk tidak ragu dalam berinovasi, termasuk dalam menghidupkan kembali kesenian rakyat yang mulai pudar seperti Kentrung. Menurutnya, kreativitas harus didahulukan daripada ketakutan akan aturan lama atau “pakem”.

​”Jangan berpikir soal pakem dulu. Munculkan kreativitas, kemas agar menarik bagi masyarakat saat ini. Lakukan dulu secara eksploratif,” tegas Gus Riadi.

​Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa Lesbumi mengemban misi besar yang disebutnya sebagai “Dua Pencerahan”. Pertama adalah pencerahan spiritual yang berfokus pada perbaikan akhlak (misi nubuwah). Kedua adalah pencerahan pemikiran untuk membaca fenomena sosial dan menjawab tantangan zaman melalui karya seni dan sastra.

​Ia berharap Lesbumi di setiap daerah dapat membangun jejaring (networking) yang kuat. Dengan sinergi antar-kota, dakwah kebudayaan yang berhaluan Ahlussunnah wal Jamaah akan memiliki dampak yang lebih luas dan berkelanjutan di tengah gempuran budaya global.

​Tonton video selengkapnya di bawah ini:

Video Podcast Lesbumi Kencong bersama Lesbumi PWNU Jatim – Gus Riadi Ngasiran

Baca Lainnya

Khutbah Jumat: Berpisah dengan Ramadhan

20 Maret 2026 - 12:24 WIB

Ketinggian 2 Derajat, Hilal Gagal Terpantau di Pantai Puger

19 Maret 2026 - 18:47 WIB

Gelar Silaturahmi dan Sahur Bersama Ulama, Bupati Jember Paparkan Program Pesantren Hingga Proyek “Payung Madinah”

16 Maret 2026 - 20:42 WIB

Safari Ramadan LDNU di Gumukmas Gaungkan Keutamaan Lailatulqadar pada Asyrul Awakhir

15 Maret 2026 - 18:07 WIB

Safari Ramadhan LDNU Cabang Kencong Sukses Digelar di Masjid Al-Ibrahimiyah Krebet Gumukmas

7 Maret 2026 - 07:41 WIB

Trending di GUMUKMAS