Ratusan warga Nahdlatul Ulama (NU) dari berbagai unsur menghadiri acara Doa dan Istighosah dalam rangka puncak peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2025 yang digelar di Masjid Darussalam Jambearum, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember, Minggu (2/11/2025). Kegiatan berlangsung khidmat sejak pukul 07.00 hingga 09.00 WIB dan dihadiri oleh jajaran pengurus PCNU Kencong, pimpinan lembaga dan banom, kader NU, takmir masjid, serta masyarakat sekitar.
Sebagai bagian dari rangkaian HSN sepanjang bulan Oktober, acara ini juga menghadirkan fasilitas pengobatan gratis dari Lembaga Kesehatan NU (LKNU) serta layanan ambulans gratis dari Lazisnu Kencong dan Ansor Jombang.
Dalam sambutannya, perwakilan MWCNU Puger, Gus Mudhofir, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung acara ini. “Terima kasih kepada takmir masjid dan semua yang hadir. Semoga istighosah ini menjadi wasilah bagi kita untuk memperoleh kekuatan spiritual serta solusi atas berbagai ujian yang dihadapi masyarakat Puger,” ujarnya.
Ketua PCNU Kencong, KH. Zainil Ghulam, M.H.I., dalam amanatnya menegaskan bahwa Hari Santri merupakan bentuk penghargaan negara atas kontribusi besar kaum santri bagi bangsa. “Kini saatnya santri berprestasi dan turut membangun negeri. Santri dan warga NU harus berbasis agama, tetapi juga memiliki kemampuan di bidang sains, teknologi, humaniora, dan sosial,” tuturnya.
Sementara itu, Rais Syuriyah PCNU Kencong, Kiai Laiq Athoillah, dalam tausiyahnya menekankan pentingnya berdakwah dengan kelembutan. Ia mengisahkan sosok Kiai Ali Yahya Lasem yang berdakwah tanpa menghakimi dan berhasil menginspirasi perubahan hati seorang pendosa.
“Orang yang dekat dengan kebaikan akan mendapatkan kebaikan itu sendiri,” pesannya.
Acara ditutup dengan pembacaan doa bersama dan Surah Al-‘Ashr tiga kali sebagai penanda berakhirnya rangkaian peringatan HSN 2025 di Kencong.

































