Menu

Mode Gelap
PC GP Ansor Kencong Perkuat Toleransi Beragama melalui Launching Kampung Moderasi Beragama Harlah ke-97, 107 Lembaga LP Ma’arif NU Kencong Gelar Upacara Serentak Menjaga Tradisi Menguatkan Presisi, Bimtek Ilmu Falak Resmi Dibuka di STAI Raden Abdullah Yaqin PKC PMII Jatim Kecam Juragan Sound Horeg yang Sebut KH Ma’ruf Khozin “Goblok” di Siaran TV One Geram Pengusaha Sound Horeg Hina MUI, Wakil Ketua MA IPNU Kencong: Harus Diproses Hukum Banser Kencong Kecewa Pernyataan Pengusaha Sound Horeg, Minta Proses Hukum Dijalankan

WARTA

Taujihat Rais Syuriah PBNU: Rawatlah NU dengan Semangat Amar Makruf Nahi Munkar

badge-check


					Taujihat Rais Syuriah PBNU: Rawatlah NU dengan Semangat Amar Makruf Nahi Munkar Perbesar

 Download PDF

Kencong, PCNU Kencong

Berlangsung di Aula Nusantara, PCNU Kencong mengesahkan dan mengambil sumpah Pimpinan Lembaga PCNU Kencong (16/2). Dalam kegiatan tersebut, mengalir untaian kalam hikmah dari Rais Syuriah PBNU, KH. A. Sadid Jauhari.

Beliau menyampaikan bahwa dalam posisi apapun, ketua, sekretaris, bendahara, atau jadi anggota biasa, yang penting punya semangat dakwah, amar makruf nahi munkar.

“Jangan sampai bangga jadi pengurus NU tapi tidak memperjuangkan cita-cita NU, karena tidak sedikit orang ingin jadi pengurus NU karena hanya mengharapkan pangkat (al-jaah),” terang pengasuh PP. Assunniyyah tersebut.

Foto: Seluruh jajaran pengurus harian PCNU Kencong dilantik oleh PWNU Jatim


Berharap terhadap duniawi akan menjadikan hati manusia tidak ikhlas bahkan cenderung sombong. Sehingga pergerakannya dalam organisasi  sulit untuk meninggalkan bekas (atsar).

“Kalau Anda semangat dan ikhlas, insyaallah dampaknya akan membekas. Kalau sudah menjadi bermanfaat, akan langgeng dampaknya. Tapi kalau tidak, maka akan sirna dengan cepat,” pesan KH. Sadid Jauhari.

Foto: Pelantikan Pimpinan Lembaga oleh Ketua PCNU Kencong


Meskipun ikhlas ditekankan sebagai basis yang penting agar gerakan meninggalkan atsar, beliau juga menegaskan bahwa ikhlas bukan berarti pasrah. Ikhlas bukan berarti tidak bergerak atau diam saja.

Tetapi, ikhlas yang dimaksud adalah sebuah harmonisasi dan resonansi antara hati yang ikhlas dan gerakan yang nyata, istiqomah, serta profesional.

Melalui bahasa yang sederhana, beliau menegaskan, “Ikhlaso, tandango. Ojo ora tandang nek ora ikhlas,” dawuh Kiai Sadid.


Join grup whatsapp Warta NU:

Klik di sini

Baca Lainnya

Menjaga Tradisi Menguatkan Presisi, Bimtek Ilmu Falak Resmi Dibuka di STAI Raden Abdullah Yaqin

11 September 2026 - 18:34 WIB

Geram Pengusaha Sound Horeg Hina MUI, Wakil Ketua MA IPNU Kencong: Harus Diproses Hukum

11 September 2026 - 09:36 WIB

Hari Ini Delegasi PCNU Kencong Berangkat ke Tambakberas, Siap Meriahkan Muktamar Gembira

26 Agustus 2026 - 06:57 WIB

Sinergi LDNU, RMINU, dan IASS Jember Perkuat Pemahaman Hukum Waris Islam

19 Agustus 2026 - 08:06 WIB

Rois Syuriah NU Kepanjen Dorong Seluruh Pesantren IPNU-IPPNU-kan Santri

13 Agustus 2026 - 06:46 WIB

Trending di WARTA