Menu

Mode Gelap
Satkorcab Banser Kencong, PC LAZISNU, dan MWCNU Gumukmas Salurkan Bantuan Tahap II untuk Korban Kebakaran DARI PUBLIC SPEAKING HINGGA AI: MA MA’ARIF NU (YUNISMA) Bekali Siswa dengan Ketrampilan Masa Depan. Forum Komunikasi Pondok Pesantren dan Guru Ngaji Jember Diresmikan oleh Bupati Muhammad Fawait Muktamar Kebudayaan Lesbumi PBNU 2026 Berakhir Sukses, Lesbumi Kencong Bawa Pulang Semangat Baru Perkuat Kapasitas Digital Kebencanaan, LPBI PCNU Kencong Ikuti Pelatihan GIS Kebencanaan Rekapitulasi Kurban Warga NU Kencong 1446 H: Terkumpul 1.937 Kambing dan 145 Sapi, 65.698 Warga Terima Manfaat

LPTNU

Istighosah HSN 2025 dan Harlah ke-27 UAS: Refleksi Spirit Santri untuk Negeri

badge-check


					Istighosah HSN 2025 dan Harlah ke-27 UAS: Refleksi Spirit Santri untuk Negeri Perbesar

 Download PDF

Kencong, Jember (22 Oktober 2025) — Dalam rangka menyemarakkan Hari Santri Nasional (HSN) 2025 sekaligus memperingati hari lahir ke-27 UAS, Lembaga Pendidikan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPTNU) dan Lembaga Takmir Masjid Nahdlatul Ulama (LTMNU) Cabang Kencong bekerja sama dengan Universitas Al-Falah As-Sunniyah menggelar kegiatan Istighosah HSN 2025. Acara digelar di Masjid Besar Al-Falah Kencong, Jember, pada Rabu pagi (22/10/2025) pukul 08.00–09.00 WIB.

Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh civitas akademika Universitas Al-Falah As-Sunniyah Kencong Jember beserta segenap Takmir Masjid Besar Al-Falah Kencong. Suasana khidmat dan penuh kekhusyukan mewarnai jalannya istighosah yang dipimpin langsung oleh Moh. Nahrowi, M.Pd., selaku Dekan Fakultas Tarbiyah UAS Kencong.

Dalam sambutannya, Rektor Universitas Al-Falah As-Sunniyah Gus Rijal Mumazziq Z., M.HI, menyampaikan bahwa momentum Hari Santri Nasional merupakan waktu yang tepat untuk mengenang Resolusi Jihad yang dideklarasikan para ulama pada 22 Oktober 1945, delapan puluh tahun silam.

“Tugas santri hari ini adalah melanjutkan perjuangan para ulama dengan mengisi kemerdekaan melalui karya, ilmu, dan perilaku yang mencerminkan akhlak santri,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Gus Rijal menekankan pentingnya menjaga identitas santri di manapun berada. “Mahasiswa UAS jangan pernah malu menunjukkan jati diri sebagai santri. Kenakan peci atau songkok bagi laki-laki, dan busana Muslimah bagi perempuan sebagai bentuk kebanggaan dan identitas kampus Islam Ahlussunnah wal Jama’ah an-Nahdliyyah,” pesannya.

Acara diakhiri dengan doa penutup yang dipimpin oleh Gus Ahmad Zuhairuz Zaman, B.Sc., M.H., memohon keberkahan dan kekuatan bagi seluruh peserta untuk terus meneladani semangat perjuangan santri dalam kehidupan akademik dan sosial.

Kegiatan istighosah ini menjadi wujud nyata sinergi antara LPTNU, LTMNU, dan UAS Kencong dalam meneguhkan nilai-nilai keislaman, keilmuan, dan kebangsaan di tengah masyarakat.

Pewarta: Dukan Jauhari F.

Baca Lainnya

DARI PUBLIC SPEAKING HINGGA AI: MA MA’ARIF NU (YUNISMA) Bekali Siswa dengan Ketrampilan Masa Depan.

18 Juni 2026 - 09:27 WIB

Forum Komunikasi Pondok Pesantren dan Guru Ngaji Jember Diresmikan oleh Bupati Muhammad Fawait

17 Juni 2026 - 09:58 WIB

Muktamar Kebudayaan Lesbumi PBNU 2026 Berakhir Sukses, Lesbumi Kencong Bawa Pulang Semangat Baru

15 Juni 2026 - 15:31 WIB

Perkuat Kapasitas Digital Kebencanaan, LPBI PCNU Kencong Ikuti Pelatihan GIS Kebencanaan

13 Juni 2026 - 13:41 WIB

Rekapitulasi Kurban Warga NU Kencong 1446 H: Terkumpul 1.937 Kambing dan 145 Sapi, 65.698 Warga Terima Manfaat

11 Juni 2026 - 00:13 WIB

Trending di LAZISNU