Menu

Mode Gelap
Satkorcab Banser Kencong, PC LAZISNU, dan MWCNU Gumukmas Salurkan Bantuan Tahap II untuk Korban Kebakaran DARI PUBLIC SPEAKING HINGGA AI: MA MA’ARIF NU (YUNISMA) Bekali Siswa dengan Ketrampilan Masa Depan. Forum Komunikasi Pondok Pesantren dan Guru Ngaji Jember Diresmikan oleh Bupati Muhammad Fawait Muktamar Kebudayaan Lesbumi PBNU 2026 Berakhir Sukses, Lesbumi Kencong Bawa Pulang Semangat Baru Perkuat Kapasitas Digital Kebencanaan, LPBI PCNU Kencong Ikuti Pelatihan GIS Kebencanaan Rekapitulasi Kurban Warga NU Kencong 1446 H: Terkumpul 1.937 Kambing dan 145 Sapi, 65.698 Warga Terima Manfaat

AGENDA

PCNU Kencong Tutup Rangkaian Hari Santri 2025 dengan Istighosah dan Layanan Sosial di Puger

badge-check


					PCNU Kencong Tutup Rangkaian Hari Santri 2025 dengan Istighosah dan Layanan Sosial di Puger Perbesar

 Download PDF

Ratusan warga Nahdlatul Ulama (NU) dari berbagai unsur menghadiri acara Doa dan Istighosah dalam rangka puncak peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2025 yang digelar di Masjid Darussalam Jambearum, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember, Minggu (2/11/2025). Kegiatan berlangsung khidmat sejak pukul 07.00 hingga 09.00 WIB dan dihadiri oleh jajaran pengurus PCNU Kencong, pimpinan lembaga dan banom, kader NU, takmir masjid, serta masyarakat sekitar.

Sebagai bagian dari rangkaian HSN sepanjang bulan Oktober, acara ini juga menghadirkan fasilitas pengobatan gratis dari Lembaga Kesehatan NU (LKNU) serta layanan ambulans gratis dari Lazisnu Kencong dan Ansor Jombang.

Dalam sambutannya, perwakilan MWCNU Puger, Gus Mudhofir, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung acara ini. “Terima kasih kepada takmir masjid dan semua yang hadir. Semoga istighosah ini menjadi wasilah bagi kita untuk memperoleh kekuatan spiritual serta solusi atas berbagai ujian yang dihadapi masyarakat Puger,” ujarnya.

Ketua PCNU Kencong, KH. Zainil Ghulam, M.H.I., dalam amanatnya menegaskan bahwa Hari Santri merupakan bentuk penghargaan negara atas kontribusi besar kaum santri bagi bangsa. “Kini saatnya santri berprestasi dan turut membangun negeri. Santri dan warga NU harus berbasis agama, tetapi juga memiliki kemampuan di bidang sains, teknologi, humaniora, dan sosial,” tuturnya.

Sementara itu, Rais Syuriyah PCNU Kencong, Kiai Laiq Athoillah, dalam tausiyahnya menekankan pentingnya berdakwah dengan kelembutan. Ia mengisahkan sosok Kiai Ali Yahya Lasem yang berdakwah tanpa menghakimi dan berhasil menginspirasi perubahan hati seorang pendosa.

“Orang yang dekat dengan kebaikan akan mendapatkan kebaikan itu sendiri,” pesannya.

Acara ditutup dengan pembacaan doa bersama dan Surah Al-‘Ashr tiga kali sebagai penanda berakhirnya rangkaian peringatan HSN 2025 di Kencong.

Baca Lainnya

DARI PUBLIC SPEAKING HINGGA AI: MA MA’ARIF NU (YUNISMA) Bekali Siswa dengan Ketrampilan Masa Depan.

18 Juni 2026 - 09:27 WIB

Forum Komunikasi Pondok Pesantren dan Guru Ngaji Jember Diresmikan oleh Bupati Muhammad Fawait

17 Juni 2026 - 09:58 WIB

Muktamar Kebudayaan Lesbumi PBNU 2026 Berakhir Sukses, Lesbumi Kencong Bawa Pulang Semangat Baru

15 Juni 2026 - 15:31 WIB

Perkuat Kapasitas Digital Kebencanaan, LPBI PCNU Kencong Ikuti Pelatihan GIS Kebencanaan

13 Juni 2026 - 13:41 WIB

Rekapitulasi Kurban Warga NU Kencong 1446 H: Terkumpul 1.937 Kambing dan 145 Sapi, 65.698 Warga Terima Manfaat

11 Juni 2026 - 00:13 WIB

Trending di LAZISNU