Menu

Mode Gelap
Satkorcab Banser Kencong, PC LAZISNU, dan MWCNU Gumukmas Salurkan Bantuan Tahap II untuk Korban Kebakaran DARI PUBLIC SPEAKING HINGGA AI: MA MA’ARIF NU (YUNISMA) Bekali Siswa dengan Ketrampilan Masa Depan. Forum Komunikasi Pondok Pesantren dan Guru Ngaji Jember Diresmikan oleh Bupati Muhammad Fawait Muktamar Kebudayaan Lesbumi PBNU 2026 Berakhir Sukses, Lesbumi Kencong Bawa Pulang Semangat Baru Perkuat Kapasitas Digital Kebencanaan, LPBI PCNU Kencong Ikuti Pelatihan GIS Kebencanaan Rekapitulasi Kurban Warga NU Kencong 1446 H: Terkumpul 1.937 Kambing dan 145 Sapi, 65.698 Warga Terima Manfaat

LEMBAGA

LTM PCNU Kencong Ikuti Seminar Kemasjidan Di Masjid Agung Gresik

badge-check


					LTM PCNU Kencong Ikuti Seminar Kemasjidan Di Masjid Agung Gresik Perbesar

 Download PDF

Masjid Agung Maulana Malik Ibrahim Gresik jadi tuan rumah acara yang diselenggarakan pada hari Minggu (19/1) yang diadakan oleh Lembaga Takmir Masjid (LTM) PCNU Gresik mengusung tema “Tantangan Takmir Masjid di Era Industrialisasi”.

Adapun pemateri utama dengan tema tersebut disampaikan oleh ketua LTM PWNU Jawa Timur Dr. Muhammad Muslim. Ia menuturkan bahwa pengurus takmir harus menyampaikan ilmu aswaja an-nahdliyyah kepada masyarakat baik via daring seperti kanal YouTube maupun via luring seperti acara rutinitas yasin, tahlil, selamatan dan lainnya.

“Jangan sampai alumni pondok belasan tahun, tapi hanya jadi imam yasin dan tahlil saja. Kemana (penyebaran) ilmunya? Sampaikan ke umat,” tuturnya.

Dengan demikian, lanjut Muslim, maka diperlukan adanya sertifikasi dan asesmen khotib di masjid-masjid NU untuk meningkatkan kualitas dan loyalitas.

Acara ini diawali dengan peluncuran Standar Operasional Prosedur (SOP) Takmir Masjid oleh ketua LTM PCNU Gresik sebagai acuan dan pedoman bagi takmir dalam mengelola masjid, yang dilengkapi dengan kode bar (QR-Code) untuk menuju laman perpustakaan digital masjid.

Seminar berlangsung selama satu hari penuh ini dihadiri oleh Dr. KH. Sholeh Qosim dan Dr.KH. Ma’ruf Khozin. Kedua pemateri ini membedah bukunya di hadapan para peserta sekaligus diskusi terbuka.

Tampak antusias peserta ketika menyampaikan berbagai permasalahan yang muncul di tengah masyarakat berikut pencarian solusinya.

Dalam sesi bedah buku berjudul “Pintar Mengalahkan Dalil Wahabi Salafi” karya Kiai Ma’ruf Khozin ini membahas berbagai persoalan seperti ayat al-qur’an, riwayat hadits, hukum qiyas dan ahwal para masyayikh.

Buku ini hadir sebagai kontra narasi terhadap kaum wahabi-salafi yang suka menentang amaliah NU. Mereka menganggap amaliah NU banyak yang tidak ada dalilnya, menyalahi sunnah dan dianggap bid’ah.

Pemahaman dalam buku ini sangat penting disampaikan kepada takmir untuk membentengi dan memperkuat masyarakat nahdliyyin dalam mengamalkan amaliah NU.

Pada kesempatan ini, ketua LTM PCNU Kencong Ustad Nur Wahid, S.Pd.I., M.Pd mendelegasikan empat anggotanya dalam acara tersebut, berangkat dengan tujuan menimba ilmu dan studi banding antar LTM sebagai acuan program tambahan di LTMNU cabang Kencong ke depannya.

Peserta pulang membawa banyak inspirasi berupa ilmu, panduan Standar Operasional Prosedur (SOP) tentang ketakmiran dan kemasjidan, akses perpustakaan digital dan tiga buku pengetahuan ke-NU-an.


Penulis: M. Saiful Munir

Baca Lainnya

Muktamar Kebudayaan Lesbumi PBNU 2026 Berakhir Sukses, Lesbumi Kencong Bawa Pulang Semangat Baru

15 Juni 2026 - 15:31 WIB

Perkuat Kapasitas Digital Kebencanaan, LPBI PCNU Kencong Ikuti Pelatihan GIS Kebencanaan

13 Juni 2026 - 13:41 WIB

Rekapitulasi Kurban Warga NU Kencong 1446 H: Terkumpul 1.937 Kambing dan 145 Sapi, 65.698 Warga Terima Manfaat

11 Juni 2026 - 00:13 WIB

Gelar Bimtek Digdaya, PCNU Kencong Matangkan Transformasi Digital Organisasi di Tingkat Lembaga dan MWCNU

11 Juni 2026 - 00:07 WIB

Khutbah Jumat: Cinta butuh pengorbanan

11 Juni 2026 - 00:00 WIB

Trending di JUM'AT