Menu

Mode Gelap
Khutbah Jumat: Berpisah dengan Ramadhan Banser PAC Gumukmas Amankan Sholat Idul Fitri Warga Muhammadiyah, Wujud Toleransi dan Sinergi Banser Kencong Dirikan Tiga Posko Mudik, Sediakan Fasilitas Bekam untuk Pemudik Ketinggian 2 Derajat, Hilal Gagal Terpantau di Pantai Puger Gelar Silaturahmi dan Sahur Bersama Ulama, Bupati Jember Paparkan Program Pesantren Hingga Proyek “Payung Madinah” Safari Ramadan LDNU di Gumukmas Gaungkan Keutamaan Lailatulqadar pada Asyrul Awakhir

LEMBAGA

LTM PCNU Kencong Ikuti Seminar Kemasjidan Di Masjid Agung Gresik

badge-check


					LTM PCNU Kencong Ikuti Seminar Kemasjidan Di Masjid Agung Gresik Perbesar

 Download PDF

Masjid Agung Maulana Malik Ibrahim Gresik jadi tuan rumah acara yang diselenggarakan pada hari Minggu (19/1) yang diadakan oleh Lembaga Takmir Masjid (LTM) PCNU Gresik mengusung tema “Tantangan Takmir Masjid di Era Industrialisasi”.

Adapun pemateri utama dengan tema tersebut disampaikan oleh ketua LTM PWNU Jawa Timur Dr. Muhammad Muslim. Ia menuturkan bahwa pengurus takmir harus menyampaikan ilmu aswaja an-nahdliyyah kepada masyarakat baik via daring seperti kanal YouTube maupun via luring seperti acara rutinitas yasin, tahlil, selamatan dan lainnya.

“Jangan sampai alumni pondok belasan tahun, tapi hanya jadi imam yasin dan tahlil saja. Kemana (penyebaran) ilmunya? Sampaikan ke umat,” tuturnya.

Dengan demikian, lanjut Muslim, maka diperlukan adanya sertifikasi dan asesmen khotib di masjid-masjid NU untuk meningkatkan kualitas dan loyalitas.

Acara ini diawali dengan peluncuran Standar Operasional Prosedur (SOP) Takmir Masjid oleh ketua LTM PCNU Gresik sebagai acuan dan pedoman bagi takmir dalam mengelola masjid, yang dilengkapi dengan kode bar (QR-Code) untuk menuju laman perpustakaan digital masjid.

Seminar berlangsung selama satu hari penuh ini dihadiri oleh Dr. KH. Sholeh Qosim dan Dr.KH. Ma’ruf Khozin. Kedua pemateri ini membedah bukunya di hadapan para peserta sekaligus diskusi terbuka.

Tampak antusias peserta ketika menyampaikan berbagai permasalahan yang muncul di tengah masyarakat berikut pencarian solusinya.

Dalam sesi bedah buku berjudul “Pintar Mengalahkan Dalil Wahabi Salafi” karya Kiai Ma’ruf Khozin ini membahas berbagai persoalan seperti ayat al-qur’an, riwayat hadits, hukum qiyas dan ahwal para masyayikh.

Buku ini hadir sebagai kontra narasi terhadap kaum wahabi-salafi yang suka menentang amaliah NU. Mereka menganggap amaliah NU banyak yang tidak ada dalilnya, menyalahi sunnah dan dianggap bid’ah.

Pemahaman dalam buku ini sangat penting disampaikan kepada takmir untuk membentengi dan memperkuat masyarakat nahdliyyin dalam mengamalkan amaliah NU.

Pada kesempatan ini, ketua LTM PCNU Kencong Ustad Nur Wahid, S.Pd.I., M.Pd mendelegasikan empat anggotanya dalam acara tersebut, berangkat dengan tujuan menimba ilmu dan studi banding antar LTM sebagai acuan program tambahan di LTMNU cabang Kencong ke depannya.

Peserta pulang membawa banyak inspirasi berupa ilmu, panduan Standar Operasional Prosedur (SOP) tentang ketakmiran dan kemasjidan, akses perpustakaan digital dan tiga buku pengetahuan ke-NU-an.


Penulis: M. Saiful Munir

Baca Lainnya

Khutbah Jumat: Berpisah dengan Ramadhan

20 Maret 2026 - 12:24 WIB

Ketinggian 2 Derajat, Hilal Gagal Terpantau di Pantai Puger

19 Maret 2026 - 18:47 WIB

Gelar Silaturahmi dan Sahur Bersama Ulama, Bupati Jember Paparkan Program Pesantren Hingga Proyek “Payung Madinah”

16 Maret 2026 - 20:42 WIB

Safari Ramadan LDNU di Gumukmas Gaungkan Keutamaan Lailatulqadar pada Asyrul Awakhir

15 Maret 2026 - 18:07 WIB

Safari Ramadhan LDNU Cabang Kencong Sukses Digelar di Masjid Al-Ibrahimiyah Krebet Gumukmas

7 Maret 2026 - 07:41 WIB

Trending di GUMUKMAS