Menu

Mode Gelap
Satkorcab Banser Kencong, PC LAZISNU, dan MWCNU Gumukmas Salurkan Bantuan Tahap II untuk Korban Kebakaran DARI PUBLIC SPEAKING HINGGA AI: MA MA’ARIF NU (YUNISMA) Bekali Siswa dengan Ketrampilan Masa Depan. Forum Komunikasi Pondok Pesantren dan Guru Ngaji Jember Diresmikan oleh Bupati Muhammad Fawait Muktamar Kebudayaan Lesbumi PBNU 2026 Berakhir Sukses, Lesbumi Kencong Bawa Pulang Semangat Baru Perkuat Kapasitas Digital Kebencanaan, LPBI PCNU Kencong Ikuti Pelatihan GIS Kebencanaan Rekapitulasi Kurban Warga NU Kencong 1446 H: Terkumpul 1.937 Kambing dan 145 Sapi, 65.698 Warga Terima Manfaat

BANOM

Kelangkaan BBM di Jember Banser Kencong Desak Penertiban Harga Eceran Nakal

badge-check


					Kelangkaan BBM di Jember Banser Kencong Desak Penertiban Harga Eceran Nakal Perbesar

 Download PDF

Kencong, 29 Juli 2025 – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) kembali dirasakan masyarakat Kabupaten Jember dalam beberapa hari terakhir. Kondisi ini dirasakan merata di berbagai wilayah, termasuk wilayah kerja Banser Cabang Kencong, yang juga terdampak langsung atas keterlambatan distribusi bahan bakar jenis solar, pertalite, dan lainnya.

Kondisi ini bukan disebabkan oleh unsur kesengajaan dari pihak Pertamina ataupun pihak distribusi lainnya. Namun, terdapat kendala teknis di jalur utama pengiriman, khususnya di wilayah Gumitir yang saat ini sedang dalam tahap perbaikan. Penutupan akses dan penumpukan kendaraan besar di jalur tersebut mengakibatkan distribusi BBM terhambat dan harus dialihkan melalui jalur Surabaya dan Malang.

Situasi ini membuat masyarakat bingung dan kesulitan menjalankan aktivitas sehari-hari. Banyak warga yang mengeluhkan kesulitan berangkat kerja, mengantar anak ke sekolah, hingga menjalankan aktivitas ekonomi.

Tak hanya itu, kelangkaan ini justru dimanfaatkan oleh oknum-oknum tak bertanggung jawab. Beberapa pihak diketahui menimbun BBM dan kemudian menjualnya kembali dengan harga yang tidak wajar. Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, harga BBM eceran di beberapa titik mencapai Rp15.000 hingga Rp30.000 per liter. Kondisi ini memperparah beban masyarakat di tengah keterbatasan pasokan.

Menanggapi situasi ini, Komandan Satuan Koordinasi Cabang (Kasatkorcab) Banser Kencong, Ridwan Khamid, menyerukan kepada aparat penegak hukum, baik dari kepolisian maupun instansi terkait, untuk segera turun tangan melakukan penertiban terhadap pedagang BBM eceran yang menjual di atas harga normal.

“Kami dari Banser Kencong meminta kepada pihak kepolisian dan pihak yang berwenang agar menindak para pedagang BBM eceran yang menjual dengan harga tidak masuk akal. Kami memahami mereka ingin mencari keuntungan, tetapi jangan sampai memanfaatkan kesulitan masyarakat,” tegas Ridwan.

Ridwan menambahkan, tindakan penimbunan dan spekulasi harga tersebut sangat tidak etis, terlebih di saat masyarakat tengah dilanda kebingungan dan kesulitan. Ia menekankan bahwa mencari keuntungan boleh saja, namun harus tetap dalam batas kewajaran demi kemaslahatan bersama.

Kelangkaan dan antrean panjang masih terjadi di sejumlah SPBU di Kabupaten Jember. Pemerintah daerah bersama Pertamina diharapkan segera menormalisasi distribusi BBM agar masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan tenang dan nyaman.

Baca Lainnya

Satkorcab Banser Kencong, PC LAZISNU, dan MWCNU Gumukmas Salurkan Bantuan Tahap II untuk Korban Kebakaran

20 Juni 2026 - 19:36 WIB

Resmikan Kantor GP Ansor Kencong, Gus Fawait Ajak Kader Ansor Jaga NKRI dan Budaya Menghormati Pemimpin

31 Mei 2026 - 20:15 WIB

Ansor Kencong Ukir Sejarah Baru: Kantor Permanen Siap Dukung Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat

31 Mei 2026 - 19:31 WIB

Peresmian Kantor Baru GP Ansor Kencong, Agus Nur Yasin Tegaskan Ansor Rumah Loyalitas dan Khidmah

31 Mei 2026 - 19:21 WIB

Muslimat NU Gandeng Korbid OKK Siapkan Kader Militan

17 Mei 2026 - 09:13 WIB

Trending di BANOM