Menu

Mode Gelap
Muktamar Kebudayaan Lesbumi PBNU 2026 Berakhir Sukses, Lesbumi Kencong Bawa Pulang Semangat Baru Perkuat Kapasitas Digital Kebencanaan, LPBI PCNU Kencong Ikuti Pelatihan GIS Kebencanaan Rekapitulasi Kurban Warga NU Kencong 1446 H: Terkumpul 1.937 Kambing dan 145 Sapi, 65.698 Warga Terima Manfaat Gelar Bimtek Digdaya, PCNU Kencong Matangkan Transformasi Digital Organisasi di Tingkat Lembaga dan MWCNU Khutbah Jumat: Cinta butuh pengorbanan Resmikan Kantor GP Ansor Kencong, Gus Fawait Ajak Kader Ansor Jaga NKRI dan Budaya Menghormati Pemimpin

RMINU

Jajaki Kerja Sama dengan Tiga Perguruan Tinggi, LPPD Jawa Timur Ajak RMI se-Jawa Timur Siapkan Kader Santri Terbaik

badge-check


					Jajaki Kerja Sama dengan Tiga Perguruan Tinggi, LPPD Jawa Timur Ajak RMI se-Jawa Timur Siapkan Kader Santri Terbaik Perbesar

 Download PDF

Bojonegoro — Rangkaian Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) PWNU Jawa Timur berlanjut dengan penyelenggaraan Halaqoh Pesantren pada Ahad, 7 Desember 2025. Acara yang dimulai tepat pukul 09.06 WIB ini bertempat di Pondok Pesantren Modern Al Fatimah Bojonegoro dan dihadiri para pengasuh pesantren, akademisi, serta pengurus RMI dari berbagai daerah di Jawa Timur.

Salah satu narasumber utama dalam halaqoh tersebut adalah Prof. Dr. KH. Abdul Halim Soebahar, Ketua Lembaga Pengembangan Pesantren dan Diniyah (LPPD) Provinsi Jawa Timur. Dalam pemaparannya, ia menegaskan bahwa pesantren perlu mengambil peran strategis dalam menyiapkan generasi santri yang tidak hanya unggul dalam khazanah keilmuan Islam, tetapi juga kompetitif pada bidang sains dan teknologi.

Ia mengungkapkan bahwa LPPD Jawa Timur saat ini sedang membangun kerja sama dengan tiga perguruan tinggi besar, yakni Universitas Brawijaya, Universitas Airlangga, dan Institut Teknologi Sepuluh November. Kerja sama tersebut diarahkan untuk menyediakan beasiswa bagi santri di bidang STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics), termasuk kedokteran. Program ini, menurutnya, merupakan wujud komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk mewujudkan visi Gubernur Khofifah Indarparawansa dalam menghadirkan santri yang berdaya saing luas.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh jajaran RMI PWNU Jawa Timur beserta RMI PCNU di tingkat kabupaten/kota untuk menyiapkan kader santri terbaik guna memanfaatkan peluang tersebut. Ia menegaskan bahwa kesempatan ini tidak boleh disia-siakan, sebab akses pendidikan tinggi di bidang strategis akan memperkuat peran santri dalam pembangunan nasional.

Kegiatan halaqoh berlangsung khidmat dan interaktif, mencerminkan komitmen pesantren Jawa Timur dalam menghadapi tantangan pendidikan abad ke-21. Acara ini menjadi penegasan bahwa pesantren terus beradaptasi dan berkontribusi dalam pengembangan sumber daya manusia yang unggul, moderat, dan berwawasan kebangsaan.

Baca Lainnya

Muktamar Kebudayaan Lesbumi PBNU 2026 Berakhir Sukses, Lesbumi Kencong Bawa Pulang Semangat Baru

15 Juni 2026 - 15:31 WIB

Perkuat Kapasitas Digital Kebencanaan, LPBI PCNU Kencong Ikuti Pelatihan GIS Kebencanaan

13 Juni 2026 - 13:41 WIB

Rekapitulasi Kurban Warga NU Kencong 1446 H: Terkumpul 1.937 Kambing dan 145 Sapi, 65.698 Warga Terima Manfaat

11 Juni 2026 - 00:13 WIB

Gelar Bimtek Digdaya, PCNU Kencong Matangkan Transformasi Digital Organisasi di Tingkat Lembaga dan MWCNU

11 Juni 2026 - 00:07 WIB

Khutbah Jumat: Cinta butuh pengorbanan

11 Juni 2026 - 00:00 WIB

Trending di JUM'AT