Menu

Mode Gelap
PC GP Ansor Kencong Perkuat Toleransi Beragama melalui Launching Kampung Moderasi Beragama Harlah ke-97, 107 Lembaga LP Ma’arif NU Kencong Gelar Upacara Serentak Menjaga Tradisi Menguatkan Presisi, Bimtek Ilmu Falak Resmi Dibuka di STAI Raden Abdullah Yaqin PKC PMII Jatim Kecam Juragan Sound Horeg yang Sebut KH Ma’ruf Khozin “Goblok” di Siaran TV One Geram Pengusaha Sound Horeg Hina MUI, Wakil Ketua MA IPNU Kencong: Harus Diproses Hukum Banser Kencong Kecewa Pernyataan Pengusaha Sound Horeg, Minta Proses Hukum Dijalankan

RMINU

Jajaki Kerja Sama dengan Tiga Perguruan Tinggi, LPPD Jawa Timur Ajak RMI se-Jawa Timur Siapkan Kader Santri Terbaik

badge-check


					Jajaki Kerja Sama dengan Tiga Perguruan Tinggi, LPPD Jawa Timur Ajak RMI se-Jawa Timur Siapkan Kader Santri Terbaik Perbesar

 Download PDF

Bojonegoro — Rangkaian Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) PWNU Jawa Timur berlanjut dengan penyelenggaraan Halaqoh Pesantren pada Ahad, 7 Desember 2025. Acara yang dimulai tepat pukul 09.06 WIB ini bertempat di Pondok Pesantren Modern Al Fatimah Bojonegoro dan dihadiri para pengasuh pesantren, akademisi, serta pengurus RMI dari berbagai daerah di Jawa Timur.

Salah satu narasumber utama dalam halaqoh tersebut adalah Prof. Dr. KH. Abdul Halim Soebahar, Ketua Lembaga Pengembangan Pesantren dan Diniyah (LPPD) Provinsi Jawa Timur. Dalam pemaparannya, ia menegaskan bahwa pesantren perlu mengambil peran strategis dalam menyiapkan generasi santri yang tidak hanya unggul dalam khazanah keilmuan Islam, tetapi juga kompetitif pada bidang sains dan teknologi.

Ia mengungkapkan bahwa LPPD Jawa Timur saat ini sedang membangun kerja sama dengan tiga perguruan tinggi besar, yakni Universitas Brawijaya, Universitas Airlangga, dan Institut Teknologi Sepuluh November. Kerja sama tersebut diarahkan untuk menyediakan beasiswa bagi santri di bidang STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics), termasuk kedokteran. Program ini, menurutnya, merupakan wujud komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk mewujudkan visi Gubernur Khofifah Indarparawansa dalam menghadirkan santri yang berdaya saing luas.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh jajaran RMI PWNU Jawa Timur beserta RMI PCNU di tingkat kabupaten/kota untuk menyiapkan kader santri terbaik guna memanfaatkan peluang tersebut. Ia menegaskan bahwa kesempatan ini tidak boleh disia-siakan, sebab akses pendidikan tinggi di bidang strategis akan memperkuat peran santri dalam pembangunan nasional.

Kegiatan halaqoh berlangsung khidmat dan interaktif, mencerminkan komitmen pesantren Jawa Timur dalam menghadapi tantangan pendidikan abad ke-21. Acara ini menjadi penegasan bahwa pesantren terus beradaptasi dan berkontribusi dalam pengembangan sumber daya manusia yang unggul, moderat, dan berwawasan kebangsaan.

Baca Lainnya

Menjaga Tradisi Menguatkan Presisi, Bimtek Ilmu Falak Resmi Dibuka di STAI Raden Abdullah Yaqin

11 September 2026 - 18:34 WIB

Geram Pengusaha Sound Horeg Hina MUI, Wakil Ketua MA IPNU Kencong: Harus Diproses Hukum

11 September 2026 - 09:36 WIB

Khutbah Jumat: Merindukan Nabi Muhammad

4 September 2026 - 10:53 WIB

Hari Ini Delegasi PCNU Kencong Berangkat ke Tambakberas, Siap Meriahkan Muktamar Gembira

26 Agustus 2026 - 06:57 WIB

Sinergi LDNU, RMINU, dan IASS Jember Perkuat Pemahaman Hukum Waris Islam

19 Agustus 2026 - 08:06 WIB

Trending di LEMBAGA