Menu

Mode Gelap
Khutbah Jumat: Berpisah dengan Ramadhan Banser PAC Gumukmas Amankan Sholat Idul Fitri Warga Muhammadiyah, Wujud Toleransi dan Sinergi Banser Kencong Dirikan Tiga Posko Mudik, Sediakan Fasilitas Bekam untuk Pemudik Ketinggian 2 Derajat, Hilal Gagal Terpantau di Pantai Puger Gelar Silaturahmi dan Sahur Bersama Ulama, Bupati Jember Paparkan Program Pesantren Hingga Proyek “Payung Madinah” Safari Ramadan LDNU di Gumukmas Gaungkan Keutamaan Lailatulqadar pada Asyrul Awakhir

LBMNU

Hukum Tawkil-nya Wali Ghaib di Luar Negeri, Sahkah?

badge-check


					Hukum Tawkil-nya Wali Ghaib di Luar Negeri, Sahkah? Perbesar

 Download PDF

AS’ILAH BAHTSUL MASA’IL NU CABANG KENCONG

29 Juni 2025 M / 3 Muharrom 1446 H

Di Masjid Al Mujahidi Tembokrejo Gumukmas

 

Deskripsi Masalah:

Bang Jono adalah seorang TKI asal kota Jember yang sudah satu tahun berada di Arab Saudi. Ketika putrinya Zaenab akan menikah, beliau tidak bisa pulang karena suatu hal. Pada saat menjelang akad nikah (satu jam sebelumnya), beliau melakukan taukil wali via video call kepada kyai Fulan (selaku tokoh desa tersebut) untuk menikahkan putrinya si Zaenab. Kemudian akad nikahnya pun dilangsungkan oleh kyai Fulan sebagai wakil walinya. Namun ternyata, akad nikah tersebut menuai kontroversi antara kyai (tokoh) tersebut dengan petugas KUA. Ada yang mengatakan sah dan ada yang mengatakan tidak sah.

Pertanyaan:

a. Menurut kacamata fiqih, siapakah wali yang seharusnya menikahkan Zaenab dalam kasus di atas?

b. Sah atau tidakkah pernikahannya Zaenab seperti dalam deskripsi?

Penanya: MTSA (Majlis Ta’lim Setuan Al-Mujahidi)

 

Jawaban:

a. Wakil dari wali (tokoh atau kyai yang menerima taukil), karena wali ghoib masih memiliki otoritas perwalian yang bisa diwakilkan pada orang lain. Dan ini adalah pendapat yang Mu’tamad.

b. Ibid

 

اعانة الطالبين ج: ٣ ص: ٣٦١

والمراد إلى مسافة مقدارها بسير الأثقال مرحلتان، وهذه هي مسافة القصر (قوله: وليس له الخ) الجملة حالية: أي والحال أنه ليس لهذا الغائب وكيل حاضر هي التزويج، فإن كان له وكيل حاضر قدم على السلطان على المنقول المعتمد، خلافا للبلقيني (قوله: وتصدق المرأة في دعوى غيبة الولي) قال سم: أي بلا يمين،

 

المهذب في الفقه الإمام الشافعي للشيرازي. ج: ٢ ص: ٤٢٩

وإن غاب الولي إلى مسافة تقصر فيها الصلاة زوجها السلطان ولم يكن لمن بعده من الأولياء أن يزوج لأن ولاية الغائب باقية ولهذا لو زوجها في مكانه صح العقد وإنما تعذر من جهته فقام السلطان مقامه كما لو حضر وامتنع من تزويجها

Baca Lainnya

Khutbah Jumat: Berpisah dengan Ramadhan

20 Maret 2026 - 12:24 WIB

Ketinggian 2 Derajat, Hilal Gagal Terpantau di Pantai Puger

19 Maret 2026 - 18:47 WIB

Gelar Silaturahmi dan Sahur Bersama Ulama, Bupati Jember Paparkan Program Pesantren Hingga Proyek “Payung Madinah”

16 Maret 2026 - 20:42 WIB

Safari Ramadan LDNU di Gumukmas Gaungkan Keutamaan Lailatulqadar pada Asyrul Awakhir

15 Maret 2026 - 18:07 WIB

Safari Ramadhan LDNU Cabang Kencong Sukses Digelar di Masjid Al-Ibrahimiyah Krebet Gumukmas

7 Maret 2026 - 07:41 WIB

Trending di GUMUKMAS