Menu

Mode Gelap
Satkorcab Banser Kencong Amankan Haul ke-33 KH. Jauhari Zawawi, Wujud Khidmah Melayani Ulama dan Jamaah Perkuat Sinergi Pendidikan dan Kerukunan, PC Fatayat NU Kencong Safari Silaturrahmi ke Kemenag dan Diskominfo Jember Perkokoh Ketahanan Sosial Dan Desa Sahabat PC Fatayat NU Kencong Gelar Audiensi Strategis Bersama Bakesbangpol Jember Semarakkan HUT ke-81 RI, PC Fatayat NU Kencong Gelar Senam Bersama dan Layanan Kesehatan Gratis PCNU Kencong Buka Pre-Order Kaos Resmi Muktamar NU ke-35, Pemesanan Hingga 10 Agustus 2026 PAC GP Ansor Gumukmas Gelar Donor Darah Gratis, Libatkan Berbagai Elemen Masyarakat

PUGER

Hilal di Bawah Ufuk, Ketua LF PCNU Kencong Ajak Umat Islam Jaga Kesejukan di Tengah Perbedaan

badge-check


					Hilal di Bawah Ufuk, Ketua LF PCNU Kencong Ajak Umat Islam Jaga Kesejukan di Tengah Perbedaan Perbesar

 Download PDF

PUGER, JEMBER – Tim Lajnah Falakiyah PCNU Kencong bersama Kemenag Jember menggelar pemantauan hilal (rukyatulhilal) untuk menentukan awal Ramadan 1447 H di Menara Mercusuar Pantai Pancer, Puger, pada Selasa (17/2/2026).

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 16.00 WIB ini berlangsung di bawah kondisi cuaca mendung dan gerimis tipis. Berdasarkan hasil pengamatan teknis, hilal dilaporkan tidak terlihat karena posisinya masih berada di bawah ufuk, sehingga belum memenuhi kriteria visibilitas yang ditetapkan.

Ketua Lajnah Falakiyah PCNU Kencong, Gus Ali Haromain, menyatakan bahwa hasil pantauan di lokasi akan segera dilaporkan ke pusat sebagai bahan pertimbangan.

“Hasil rukyat sore ini tidak membuahkan hasil karena kondisi cuaca dan posisi hilal yang masih di bawah ufuk. Terkait penetapan 1 Ramadan, kita wajib menunggu pengumuman resmi Sidang Isbat Kementerian Agama RI dan Ikhbar dari PBNU,” ujar Gus Haromain di lokasi.

Acara ini turut dihadiri oleh Korbid I PCNU Kencong, Abdul Ghofar, perwakilan Kemenag Jember, serta sejumlah tim ahli falakiyah dari berbagai pondok pesantren dan organisasi kemasyarakatan Islam lainnya.

Pesan Persatuan
Di sela kegiatan, Gus Haromain menekankan pentingnya menjaga ukhuwah Islamiyah, terutama mengingat adanya potensi perbedaan awal Ramadan tahun ini.

Mengutip instruksi Ketua LF PBNU melalui pertemuan daring beberapa waktu lalu, ia meminta warga nahdliyin dan umat Islam pada umumnya untuk tidak terpancing debat kusir.

“Jangan balas kalimat-kalimat yang memancing atau memperkeruh perbedaan penetapan awal Ramadan, baik itu soal perbedaan metode Hisab maupun Rukyat. Cukup balas dengan kalimat yang santun dan sejuk demi menjaga persatuan umat,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan mengikuti keputusan resmi pemerintah yang akan diumumkan malam ini.

Baca Lainnya

Perkuat Sinergi Pendidikan dan Kerukunan, PC Fatayat NU Kencong Safari Silaturrahmi ke Kemenag dan Diskominfo Jember

5 Agustus 2026 - 22:00 WIB

Semarakkan HUT ke-81 RI, PC Fatayat NU Kencong Gelar Senam Bersama dan Layanan Kesehatan Gratis

2 Agustus 2026 - 12:59 WIB

PCNU Kencong Buka Pre-Order Kaos Resmi Muktamar NU ke-35, Pemesanan Hingga 10 Agustus 2026

28 Juli 2026 - 14:20 WIB

Melalui Program Goes to School, IPNU IPPNU Umbulsari Kenalkan Organisasi Pelajar NU di Sekolah

15 Juli 2026 - 19:21 WIB

Soliditas Nahdliyin Terjaga: PCNU Kencong Gerakkan Twibbon Kawal Muktamar NU ke-35, Unduh Twibbonmu Sekarang

13 Juli 2026 - 19:15 WIB

Trending di WARTA