Menu

Mode Gelap
Gelar Silaturahmi dan Sahur Bersama Ulama, Bupati Jember Paparkan Program Pesantren Hingga Proyek “Payung Madinah” Safari Ramadan LDNU di Gumukmas Gaungkan Keutamaan Lailatulqadar pada Asyrul Awakhir Fatayat NU Kasiyan Peringati Nuzulul Quran dengan Khotmil Quran dan Berbagi 500 Paket Takjil Safari Ramadhan LDNU Cabang Kencong Sukses Digelar di Masjid Al-Ibrahimiyah Krebet Gumukmas Buletin An-Nahdlah Edisi 11: Di Balik Keistimewaan Ramadhan Mengoptimalkan Ramadhan, Refleksi Sejarah Puasa dan Kiat Qiyamullail

RMINU

Gelar Silaturahmi dan Sahur Bersama Ulama, Bupati Jember Paparkan Program Pesantren Hingga Proyek “Payung Madinah”

badge-check


					Gelar Silaturahmi dan Sahur Bersama Ulama, Bupati Jember Paparkan Program Pesantren Hingga Proyek “Payung Madinah” Perbesar

 Download PDF

JEMBER – Pemerintah Kabupaten Jember menggelar agenda “Silaturahmi & Sahur Bupati Jember bersama Kyai, Gus, dan Lora” di Pendopo Wahyawibawagraha pada Sabtu (14/3/2026) malam. Kegiatan yang dimulai tepat pukul 23.00 WIB ini tidak hanya sekadar menjadi ajang ramah tamah menjelang waktu sahur, melainkan juga forum strategis bagi Bupati Jember, Muhammad Fawait, S.E., M.Sc., untuk memaparkan arah kebijakan dan menyerap aspirasi langsung dari para tokoh agama.

Suasana khidmat dan penuh keakraban menyelimuti pendopo malam itu. Acara ini dihadiri oleh jajaran pejabat daerah, di antaranya Sekretaris Daerah Kabupaten Jember dan Kepala Bagian Kesra. Dari kalangan tokoh agama, hadir perwakilan kiai, perwakilan gus dan lora se-Kabupaten Jember, komunitas Asparagus (Aspirasi Para Lora dan Gus), Sekretaris RMI PCNU Jember, serta Ketua RMI PCNU Kencong, Ach. Nurfuad Al-Fajri.

Dalam sambutan utamanya, Bupati Muhammad Fawait—yang akrab disapa Gus Bupati—menguraikan sejumlah program prioritas yang secara khusus menyasar pemberdayaan pondok pesantren. Ia menegaskan bahwa Pemkab Jember telah merancang pelatihan Calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) bagi kalangan santri. Pemerintah daerah berkomitmen untuk mengawal proses tersebut secara ketat, dari tahap pelatihan hingga penempatan santri terjamin kejelasannya.

Sebagai wujud kepedulian di sektor pendidikan, Pemkab Jember juga telah menyiapkan alokasi beasiswa khusus untuk santri. Lebih lanjut, guna memastikan efektivitas birokrasi, Gus Bupati mengusulkan pembentukan wadah khusus yang mengintegrasikan seluruh pesantren di Jember. Melalui wadah ini, program-program dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diharapkan dapat lebih mudah diakses oleh pihak pesantren. Pemkab juga merencanakan serangkaian pelatihan peningkatan mutu agar institusi pesantren di Jember semakin maju dan mampu menjadi daya tarik bagi santri dari luar daerah.

Perhatian Gus Bupati juga merambah sektor kesehatan dan infrastruktur makro. Di bidang kesehatan, ia mengumumkan rencana peluncuran layanan jemput bola home care yang dikhususkan bagi para kiai, santri, serta masyarakat umum untuk mempermudah akses pertolongan medis.

Sementara itu, pada sektor infrastruktur, Pemkab Jember mematangkan rencana proyek pengurai kemacetan berskala besar, yakni pembangunan jalan layang (flyover). Proyek ini membentang dari rest area Jubung hingga sisi timur perempatan Mangli. “Proyek flyover ini rencananya akan didanai melalui alokasi dari pemerintah pusat dengan nilai kurang lebih mencapai Rp800 miliar,” papar Gus Bupati di hadapan para hadirin.

Selain pembangunan flyover, ia juga memaparkan ikhtiar pemerintah daerah dalam melobi pemerintah pusat agar rute jalan tol Trans Jawa dapat melewati wilayah Kabupaten Jember. Sebagai pelengkap tata ruang kota yang bernuansa religius, Pemkab turut mewacanakan pembangunan ikon baru berupa “Payung Madinah”.

Pada sesi dialog dan penyerapan aspirasi, ide-ide pembangunan tersebut mendapat respons positif. Ketua RMI PCNU Kencong, Ach. Nurfuad Al-Fajri atau yang akrab disapa Gus Fuad, menyuarakan aspirasinya mewakili para ulama yang hadir.

“Kami menaruh harapan besar agar wadah untuk pesantren di Kabupaten Jember ini benar-benar bisa segera terbentuk. Kami juga mendoakan agar seluruh program Bapak Bupati beserta Pemerintah Kabupaten Jember dapat terlaksana dengan lancar tanpa ada hambatan yang berarti,” tutur Gus Fuad.

Agenda silaturahmi ini kemudian ditutup dengan makan sahur bersama, yang sekaligus merepresentasikan kuatnya sinergi antara umara (pemerintah) dan ulama dalam mewujudkan pembangunan Kabupaten Jember yang komprehensif.

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Safari Ramadan LDNU di Gumukmas Gaungkan Keutamaan Lailatulqadar pada Asyrul Awakhir

15 Maret 2026 - 18:07 WIB

Safari Ramadhan LDNU Cabang Kencong Sukses Digelar di Masjid Al-Ibrahimiyah Krebet Gumukmas

7 Maret 2026 - 07:41 WIB

Buletin An-Nahdlah Edisi 11: Di Balik Keistimewaan Ramadhan

3 Maret 2026 - 10:40 WIB

Mengoptimalkan Ramadhan, Refleksi Sejarah Puasa dan Kiat Qiyamullail

3 Maret 2026 - 10:30 WIB

Jelang Ramadhan, Amil Zakat di Wilayah PCNU Kencong Wajib Miliki SK JPZIS dan Operator IT, Cek Cara Pengajuannya.

17 Februari 2026 - 20:48 WIB

Trending di KENCONG