Surabaya, 11 April 2026 — Upaya memperkuat kualitas kaderisasi terus dilakukan oleh Fatayat NU Jawa Timur. Hal ini diwujudkan melalui kegiatan Refreshment Fasilitator Pengkaderan Fatayat NU yang dilaksanakan pada Jumat–Sabtu, 10–11 April 2026, bertempat di Hotel Batiqa Darmo Surabaya. Kegiatan ini diikuti oleh para fasilitator dari berbagai cabang se-Jawa Timur, termasuk perwakilan dari PC Fatayat NU Kencong.
Delegasi PC Fatayat NU Kencong yang turut hadir dalam kegiatan ini antara lain Shbt. Minhajul Abidah, Shbt. Siti Mufidah, Shbt. Woro Fatmawati, dan Shbt. Batika Bafadhal. Kehadiran mereka menjadi bagian dari komitmen organisasi dalam meningkatkan kualitas sumber daya kader, khususnya dalam bidang fasilitasi pengkaderan.
Kegiatan refreshment ini merupakan langkah strategis dalam menjaga mutu dan kesinambungan proses kaderisasi di lingkungan Fatayat NU. Dalam pelaksanaannya, para peserta mendapatkan penyegaran materi terkait metode pengkaderan, penguatan peran fasilitator, serta pengembangan strategi pembelajaran yang adaptif dan kontekstual sesuai dengan dinamika zaman.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ruang kolaboratif antar fasilitator untuk saling berbagi pengalaman, tantangan, serta praktik terbaik dalam mengelola proses kaderisasi di masing-masing daerah. Diskusi yang interaktif dan partisipatif menjadi kekuatan utama dalam membangun pemahaman yang lebih mendalam tentang peran strategis fasilitator sebagai penggerak utama dalam proses pembentukan kader yang berkualitas.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para fasilitator mampu meningkatkan kapasitas diri, baik dari sisi pengetahuan, keterampilan, maupun sikap dalam menjalankan tugasnya.Penguatan komitmen juga menjadi poin penting agar proses kaderisasi dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan dampak nyata bagi organisasi.
Khususnya bagi PC Fatayat NU Kencong, keikutsertaan dalam kegiatan ini diharapkan dapat menjadi energi baru dalam mengembangkan sistem pengkaderan yang lebih terstruktur dan berkualitas. Dengan fasilitator yang semakin kompeten, diharapkan lahir kader-kader Fatayat NU yang tangguh, berdaya saing, serta mampu menjawab tantangan sosial ke depan.
Kegiatan ini menegaskan bahwa pengkaderan bukan sekadar proses formalitas, melainkan investasi jangka panjang dalam membangun kekuatan organisasi. Fatayat NU Jawa Timur terus berkomitmen untuk menghadirkan kaderisasi yang berkualitas sebagai fondasi utama dalam menjaga eksistensi dan peran organisasi di tengah masyarakat.
































