Kepanjen, Gumukmas – Pondok Pesantren Al Azhar Prenduan, Desa Kepanjen, Kecamatan Gumukmas, Kabupaten Jember, menggelar upacara peringatan Hari Santri Nasional dengan penuh khidmat. Kegiatan ini diikuti oleh para santri serta siswa dari jenjang PAUD, MI, SMP, hingga SMK di bawah naungan Yayasan Pondok Pesantren Al Azhar Prenduan.
Upacara berlangsung di lingkungan Pondok Pesantren Al Azhar Prenduan dengan Kyai Yusuf Hafash, S.Th.I., M.Pd., selaku pengasuh pondok pesantren, bertindak sebagai pembina upacara.
Dalam amanatnya, Kyai Yusuf Hafash mengajak seluruh peserta upacara untuk senantiasa menjaga semangat belajar, berani menggapai cita-cita setinggi-tingginya, serta tidak mudah menyerah dalam menuntut ilmu. Menurutnya, perjuangan menuntut ilmu membutuhkan kesungguhan, ketekunan, dan semangat yang terus menyala.
Beliau juga mengingatkan pentingnya menghargai jasa para pahlawan yang telah berjuang demi kemerdekaan Indonesia. Semangat perjuangan tersebut hendaknya menjadi inspirasi bagi para santri dan pelajar untuk mengisi kemerdekaan melalui pendidikan, pengembangan diri, serta kontribusi positif bagi masyarakat dan bangsa.
“Jangan pernah menyerah dalam menuntut ilmu. Kita harus terus semangat belajar, menggapai cita-cita setinggi-tingginya, dan tetap mengobarkan semangat berjihad dalam menuntut ilmu,” demikian pesan yang ditekankan dalam amanat pembina upacara.
Peringatan Hari Santri Nasional ini menjadi momentum penting untuk menanamkan nilai-nilai perjuangan, kedisiplinan, cinta tanah air, dan semangat keilmuan kepada seluruh peserta didik. Para santri dan pelajar diharapkan mampu meneladani perjuangan para pendahulu dengan terus belajar, memperkuat akhlak, serta mengembangkan potensi diri demi masa depan yang lebih baik.
Melalui kegiatan ini, Pondok Pesantren Al Azhar Prenduan meneguhkan komitmennya dalam membentuk generasi yang berilmu, berakhlak mulia, dan memiliki semangat perjuangan. Semangat Hari Santri diharapkan tidak berhenti pada pelaksanaan upacara, tetapi terus hidup dalam keseharian santri dan pelajar, terutama dalam kesungguhan mereka menuntut ilmu dan mengabdi kepada agama, bangsa, dan negara.































