Menu ✖

Mode Gelap
Kirab Santri Ranting NU Umbulrejo Meriahkan Hari Santri Nasional 2026, Libatkan Pelajar dan Santri Se-Desa Umbulrejo Peringati Hari Santri Nasional, Pondok Pesantren Al Azhar Prenduan Kobarkan Semangat Jihad Menuntut Ilmu PP Assunniyyah Al Jauhari Kencong Gelar Upacara Peringatan Hari Santri, Tekankan Semangat Belajar dan Tirakat MWCNU Umbulsari Gelar Upacara Hari Santri Nasional 2026, Perkuat Kekompakan dan Khidmah Nahdlatul Ulama Ratusan Siswa dan Guru YPI Walisongo Tegalwangi Khidmat Ikuti Upacara Hari Santri 2026 Santri di Persimpangan Zaman: Merawat Tradisi, Menjawab Tantangan Masa Depan

AGENDA

Ratusan Siswa dan Guru YPI Walisongo Tegalwangi Khidmat Ikuti Upacara Hari Santri 2026

badge-check


					Ratusan Siswa dan Guru YPI Walisongo Tegalwangi Khidmat Ikuti Upacara Hari Santri 2026 Perbesar

 Download PDF

TEGALWANGI, UMBULSARI – Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Walisongo Tegalwangi menggelar upacara peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 di halaman MTs dan MA Walisongo. Kegiatan ini diikuti sekitar 150 siswa-siswi MTs dan MA Walisongo bersama dewan guru dengan penuh antusias dan khidmat.

 

Upacara tersebut menjadi momentum untuk mengenang perjuangan para santri dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia, sekaligus meneguhkan kembali peran santri dalam menghadapi tantangan zaman. Peringatan Hari Santri tahun ini juga mengajak seluruh peserta didik untuk memahami bahwa perjuangan santri tidak berhenti pada sejarah masa lalu, tetapi harus dilanjutkan melalui pendidikan, penguasaan ilmu pengetahuan, dan pembentukan karakter.

 

Bertindak sebagai inspektur upacara, Bapak Amir Muhammad, S.Pd., selaku Kepala MTs Walisongo, menyampaikan amanat tentang pentingnya memahami sejarah perjuangan santri serta kesiapan generasi muda dalam menghadapi perubahan zaman.

 

Dalam amanatnya, ia menegaskan bahwa santri selalu hadir dalam setiap babak penting perjalanan bangsa. Jika pada masa penjajahan para santri turut berjuang mengangkat senjata melawan penjajah, maka santri masa kini menghadapi tantangan yang berbeda dan semakin kompleks.

 

“Sejarah mencatat bahwa santri selalu hadir di setiap babak penting perjalanan bangsa. Jika dahulu para santri berjuang mengangkat senjata melawan penjajahan fisik, maka tantangan santri di zaman modern ini jauh lebih kompleks. Kita tidak lagi berhadapan dengan meriam dan bambu runcing, melainkan dengan derasnya arus digitalisasi, disrupsi informasi, serta pesatnya perkembangan Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan,” ungkapnya dalam amanat upacara.

 

Pesan tersebut menegaskan bahwa santri tidak cukup hanya memahami warisan perjuangan para pendahulu, tetapi juga harus mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi. Kemampuan berpikir kritis, kecakapan digital, serta penguatan nilai-nilai keagamaan dan akhlak menjadi bekal penting agar santri dapat memanfaatkan kemajuan teknologi secara bijaksana dan bertanggung jawab.

 

Sementara itu, Kepala MA Walisongo, Bapak Muhammad Muhtarom, S.Pd.I., menyampaikan rasa haru dan bangganya atas pelaksanaan upacara Hari Santri Nasional tahun ini. Ia mengapresiasi antusiasme seluruh peserta serta kesiapan para petugas upacara dari jenjang MTs hingga MA yang telah menjalankan tugas dengan baik.

 

“Hari ini saya sangat terharu dan bangga. Upacara HSN di YPI Walisongo tahun ini diikuti dengan penuh antusias. Saya melihat petugas-petugas kita, dari MTs sampai MA, menjalankan tugasnya dengan sangat baik. Harapan saya, nilai perjuangan santri tidak berhenti di upacara saja. Saya ingin anak-anak kita mengamalkan semangat santri itu di kelas, di pondok, dan di masyarakat. Santri Walisongo harus bisa menjadi teladan yang berilmu dan berakhlak. Selamat Hari Santri Nasional 2026!” tuturnya.

 

Ia berharap semangat Hari Santri dapat diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, baik melalui kesungguhan belajar, kedisiplinan, penghormatan kepada guru, maupun kepedulian terhadap lingkungan sosial. Menurutnya, keberhasilan pendidikan santri tidak hanya diukur dari capaian akademik, tetapi juga dari kemampuan menerapkan ilmu dan menjaga akhlak dalam kehidupan bermasyarakat.

 

Melalui peringatan Hari Santri Nasional 2026, YPI Walisongo Tegalwangi berkomitmen menumbuhkan generasi santri yang mampu menjaga nilai-nilai keislaman sekaligus menjawab tantangan perkembangan zaman. Santri diharapkan menjadi pribadi yang berilmu, berakhlak, adaptif terhadap teknologi, dan siap memberikan kontribusi nyata bagi agama, bangsa, dan negara.

 

Semangat Hari Santri menjadi pengingat bahwa perjuangan tidak pernah berakhir. Jika dahulu santri berjuang melawan penjajahan fisik, kini santri dituntut berjuang melalui ilmu pengetahuan, karakter, literasi digital, dan pengabdian untuk masa depan Indonesia yang lebih baik.

Baca Lainnya

Kirab Santri Ranting NU Umbulrejo Meriahkan Hari Santri Nasional 2026, Libatkan Pelajar dan Santri Se-Desa Umbulrejo

22 Oktober 2026 - 10:32 WIB

Peringati Hari Santri Nasional, Pondok Pesantren Al Azhar Prenduan Kobarkan Semangat Jihad Menuntut Ilmu

22 Oktober 2026 - 10:08 WIB

PP Assunniyyah Al Jauhari Kencong Gelar Upacara Peringatan Hari Santri, Tekankan Semangat Belajar dan Tirakat

22 Oktober 2026 - 10:05 WIB

MWCNU Umbulsari Gelar Upacara Hari Santri Nasional 2026, Perkuat Kekompakan dan Khidmah Nahdlatul Ulama

22 Oktober 2026 - 09:22 WIB

MI Miftahul Ulum Wringintelu Puger, Berdiri Sejak 1964: Berawal dari Serambi Masjid hingga Dipercaya Masyarakat

21 Oktober 2026 - 12:46 WIB

Trending di LP MAARIF NU