Pengasuh Pondok Pesantren Syaichona Cholil Balikpapan sekaligus Rais Syuriyah PWNU Kalimantan Timur, KH. Muhammad Ali Cholil, melakukan safari silaturahmi ke dua pesantren di wilayah Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) PCNU Kencong, Sabtu (11/4/2026). Kunjungan ini membawa misi untuk mempererat Ukhuwah Syuyukhiyah dan Ukhuwah Ma’hadiyah, serta menggagas pembentukan wadah pemersatu alumni santri tingkat nasional.
Kunjungan pertama berlangsung di Pondok Pesantren Assunniyyah Kencong. Kehadiran KH. Muhammad Ali Cholil yang juga merupakan cicit dari ulama besar Syaikhona Kholil Bangkalan ini disambut hangat oleh Pengasuh PP Assunniyyah sekaligus Rais Syuriyah PBNU, KH. Ahmad Sadid Jauhari, bersama Katib Syuriyah PCNU Kencong dan Dewan Pengasuh, KH. Ahmad Zuhairuz Zaman.
Rangkaian silaturahmi kemudian berlanjut ke Pondok Pesantren Bustanul Ulum Mlokorejo. Di lokasi ini, rombongan disambut oleh Dewan Pengasuh sekaligus Ketua Yayasan Wakaf Sosial Pendidikan Islam (YWSPI) Mlokorejo, KH. Robitul Firdaus, bersama Wakil Ketua PCNU Kencong, Kiai Ali Wafa Kamil. Dalam lawatannya di Jember, KH. Muhammad Ali Cholil turut didampingi secara langsung oleh Ketua RMI PCNU Kencong, Ach. Nurfuad Al-Fajri.
Dalam pertemuan tersebut, KH. Muhammad Ali Cholil memaparkan gagasan pembentukan Ikatan dan Himpunan Santri Alumni se-Nusantara (IHSAN). Organisasi ini dirancang sebagai wadah untuk mengkoordinasikan dan menyatukan seluruh ikatan serta himpunan alumni santri dari berbagai pesantren di Indonesia.
”Melalui IHSAN, kami berharap seluruh alumni dari semua pesantren dapat bersatu tanpa adanya sikap primordialisme. Tujuan utamanya adalah menghilangkan sekat-sekat kepesantrenan di tengah masyarakat,” ungkap KH. Muhammad Ali Cholil.
Gagasan besar ini dipastikan telah mendapat restu dari jajaran pengasuh berbagai pesantren ternama di Jawa Timur. Beberapa di antaranya meliputi PP Langitan, PP Darul Ulum Peterongan, PP Mamba’ul Ma’arif Denanyar, PP Lirboyo, PP Zainul Hasan Genggong, PP Nurul Jadid Paiton, PP Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo, dan PP Nurul Islam Antirogo. Dukungan penuh juga diberikan oleh para pengasuh dari dua pesantren yang dikunjungi pada hari ini.
Untuk merealisasikan hal tersebut, KH. Muhammad Ali Cholil secara khusus meminta kepada RMI PCNU Kencong untuk membantu menyosialisasikan tujuan mulia tersebut, yang nantinya akan dilanjutkan dengan pembentukan Koordinator IHSAN di tingkat Kabupaten Jember.
Merespons amanah tersebut, Ketua RMI PCNU Kencong yang akrab disapa Gus Fuad menyambut baik inisiatif strategis ini. Ia menyatakan kesanggupannya untuk membantu sosialisasi IHSAN dan segera membentuk koordinator di Jember.
Ke depan, IHSAN telah menyiapkan sejumlah agenda besar berskala nasional. KH. Muhammad Ali Cholil mengungkapkan, agenda terdekat adalah penyelenggaraan doa bersama sekaligus Deklarasi Koordinator Nasional IHSAN di Masjid Negara Ibu Kota Nusantara (IKN) pada bulan Muharram 1448 Hijriyah (2026 Masehi).
Selanjutnya, IHSAN juga merencanakan agenda doa bersama dalam rangka selamatan IKN yang akan diselenggarakan pada momentum Hari Santri Nasional tahun 2027. Acara yang dimotori oleh Koordinator Nasional IHSAN di Masjid Negara IKN tersebut merupakan langkah pengawalan spiritual, sekitar dua bulan sebelum IKN resmi ditempati oleh Pemerintahan Indonesia pada Januari 2028 mendatang.

































