Menu

Mode Gelap
Satkorcab Banser Kencong, PC LAZISNU, dan MWCNU Gumukmas Salurkan Bantuan Tahap II untuk Korban Kebakaran DARI PUBLIC SPEAKING HINGGA AI: MA MA’ARIF NU (YUNISMA) Bekali Siswa dengan Ketrampilan Masa Depan. Forum Komunikasi Pondok Pesantren dan Guru Ngaji Jember Diresmikan oleh Bupati Muhammad Fawait Muktamar Kebudayaan Lesbumi PBNU 2026 Berakhir Sukses, Lesbumi Kencong Bawa Pulang Semangat Baru Perkuat Kapasitas Digital Kebencanaan, LPBI PCNU Kencong Ikuti Pelatihan GIS Kebencanaan Rekapitulasi Kurban Warga NU Kencong 1446 H: Terkumpul 1.937 Kambing dan 145 Sapi, 65.698 Warga Terima Manfaat

WARTA

Peringati Harlah NU ke-102, KH. Khoirzad: Jadilah Abnaul Akhirat, Bukan Abnauddunya

badge-check


					Peringati Harlah NU ke-102, KH. Khoirzad: Jadilah Abnaul Akhirat, Bukan Abnauddunya Perbesar

 Download PDF

Gumukmas, PCNU Kencong

Dalam rangka memperingati Hari Lahir Nahdlatul Ulama (Harlah NU) ke-102, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kencong menggelar acara istighosah di Masjid Al-Asy’ari, Desa Purwoasri, Kecamatan Gumukmas, Selasa malam (15/1/25).

Dalam sambutannya, Kiai Zainil Ghulam, Ketua PCNU Kencong menyampaikan, bahwa menjadi pengurus NU itu harus diniatkan seperti masuk masjid.

“Menjadi pengurus itu seperti i’tikaf, niatnya tidak lain hanya untuk ibadah, jadi jangan ditambahi dengan niat lain,”ujar Pengasuh Pondok Pesantren Daarul Muqomah, Gumukmas, Jember tersebut.

Dengan diniatkan ibadah, lanjutnya, tidak ada lagi ada keinginan untuk mencari keuntungan pribadi, semuanya hanya untuk NU.

“Kita sebagai pengurus di semua tingkatan, baik di lembaga maupun Banom (Badan Otonom) sudah menyisihkan waktu tenaga, jangan sampai rugi karena salah niat,” terangnya.

Dalam kesempatan itu, Gus Ghulam juga menyampaikan, bahwa mengurus NU itu tidak seketika menjadi sempurna. Akan tetapi membutuhkan proses dan berbagi peran.

“Kita sebagai pengurus di semua tingkatan, memiliki tugas masing-masing, ibarat petani, tidak ujug-ujug padi menjadi beras, tetapi butuh proses dan peran banyak pihak,” ungkap alumni Pondok Paiton tersebut.

Dalam proses menjadi beras, katanya, ada yang berkotor-kotor dalam lumpur saat proses tanam, ada proses pemupukan, penanganan hama, sampai proses panen yang semua itu membutuhkan orang dengan profesi berbeda-beda.

“Artinya, mengurus NU pun juga seperti itu, ada pembagian tugas, ada yang menangani persoalan dengan profesionalitas masing-masing, dan tidak bertumpu pada seaeorang saja,” tegasnya.

Oleh karena itu, lanjutnya dibutuhkan kesabaran dan kerjasama antar pengurus, lembaga dan Banom untuk menjadikan NU menjadi lebih baik.

Hadir pula Wakil Rais Syuriah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Timur (PWNU Jatim) KH. Ahmad Khoirzad Maddah. Dalam sambutannya beliau menjelaskan bahwa Allah itu menciptakan manusia sebagai makhluk yang mulia.

“Dari seluruh makhluk Allah yang paling mulia adalah manusia yang diberi akal. Karena itulah manusia diciptakan Allah sebagai khalifatullah di bumi,” ungkap alumni Pesantren Maslakul Huda Kajen tersebut.

Lanjut Gus Yak, sapaan akrabnya, hal itu untuk mempertegas bahwa diri kita di dunia ini mengemban amanah Allah dan untuk menentukan apakah kita menjadi seseorang yang mengabdi kepada Allah atau tertipu oleh dunia yg kita tempati. “Kita harus mengupayakan menjadi abnaul akhirat (anak akhirat)  bukan abnauddunya (anak dunia),” imbuhnya.

Gus Yak mengibaratkan dengan dua orang; 1). Tamu yang datang lalu memberi uang kepada kita; dan 2.) Orang tiba-tiba datang meminta bantuan dengan meminta uang kita. Kita lebih suka pilih mana. Jika menyukai orang pertama, maka termasuk abnauddunya, dan jika tidak menyukai orang kedua, maka termasuk abnaul akhirat.

Dalam acara bertema “Bekerja Bersama Umat untuk Indonesia Maslahat” ini dihadiri ratusan jamaah yang terdiri dari perwakilan Pengurus Ranting (PR), Majelis Wakil Cabang (MWC), Pengurus Cabang (PC), Lembaga, Badan Otonom (Banom) Se-PCNU Kencong serta warga NU setempat.

Baca Lainnya

DARI PUBLIC SPEAKING HINGGA AI: MA MA’ARIF NU (YUNISMA) Bekali Siswa dengan Ketrampilan Masa Depan.

18 Juni 2026 - 09:27 WIB

Forum Komunikasi Pondok Pesantren dan Guru Ngaji Jember Diresmikan oleh Bupati Muhammad Fawait

17 Juni 2026 - 09:58 WIB

Muktamar Kebudayaan Lesbumi PBNU 2026 Berakhir Sukses, Lesbumi Kencong Bawa Pulang Semangat Baru

15 Juni 2026 - 15:31 WIB

Perkuat Kapasitas Digital Kebencanaan, LPBI PCNU Kencong Ikuti Pelatihan GIS Kebencanaan

13 Juni 2026 - 13:41 WIB

Rekapitulasi Kurban Warga NU Kencong 1446 H: Terkumpul 1.937 Kambing dan 145 Sapi, 65.698 Warga Terima Manfaat

11 Juni 2026 - 00:13 WIB

Trending di LAZISNU